HALO JEMBER - Media sosial X sedang ramai dengan tagar #JusticeForNova beriringan dengan tagar #StopPlagiat yang menjadi topik teratas hingga hari ini, Rabu (17/7/2024). Lebih dari 30 ribu akun telah mengunggah cuitan dengan tagar tersebut.
Berawal dari Novi yang membuat pov TikTok pada akun @mencintaimantan dengan judul Abang Junna, dan sempat mengajukan naskahnya kepada penerbit @cloudpublishing pada tanggal 04 Maret 2024 namun dibatalkan karena masalah kesehatan.
Kemudian pada tanggal 20 Maret 2024, Nova mendapatkan tawaran terbit di penerbit @tekad.id yang merupakan penerbit novel akun @akararutalaa dengan judul Brahmana Family, novel yang diduga telah di plagiat oleh Aru (@akararutalaa)
Nova, wanita kelahiran 19 November 1999 ini ternyata merupakan tulang punggung keluarga karena ayahnya juga sudah meninggal dunia. Baca Juga: Menghidupkan Kembali Manuskirp Macapat dari Kekunoan ke Kekinian Opini: Jergian Jodi
Sebelum kasus ini selesai, Nova meninggal dunia karena penyakit jantung yang dideritanya dengan diagnosis ASD Secundum + PH Berat pada 16 Juli.
Informasi terbaru, novel Brahmana Family milik @akararutalaa sudah di tarik oleh penerbit, warganet akan tetap mengawal masalah ini sampai keluarga nova dapat kejelasan atas masalah royalti dan haknya.
Dalam akun Instagramnya @akararutalaa juga memposting permintaan maaf dan belasungkawanya pada (17/7).
“Assalamuailkum Wr. Wb
Saya Aru dari lubuk hati yang paling dalam saya memohon maaf atas keramaian yang terjadi antara saya dengan penulis Mencintai Mantan (Kak Nova), ijinkan saya untuk mengucapkan turut berbelasungkawa atas meninggalnya Almarhumah Kak Nova, semoga mendapatkan tempat terbaik di sisi-Nya.
Saya akan berkomunikasi dengan pihak penerbit Almarhumah untuk menyelesaikan masalah ini sebaik-sebaiknya, dan ini menjadi pembelajaran untuk saya ke depannya.
Wassalamualaikum Wr. Wb
Aru”
Pihak penerbit juga sudah mengeluarkan surat pernyataan sikap mengenai hal ini di Insta Story akun Instagram @id.tekad
Baca Juga: Misteri Gunung Panderman. Ketinggiannya Hanya 2.045 Mdpl Sama dengan Gunung Madyopuro
Penulis: Sufi Binti Khofifah
Editor : Dwi Siswanto