Edufun Fact Ekonomi dan Bisnis Fashion Halotech Health Hukum dan Kriminal Info Loker Infotainment Jtizen Lifestyle Movie Musik News Opini Otomotif Pemerintahan Plesir & Kuliner Politik Puisi Seni & Budaya Sport Suwar Suwir

Siswi SMKN 1 Jember Lepaskan Kreativitas lewat Naskah Film

Halo Jember • Selasa, 22 Oktober 2024 | 17:00 WIB
FOKUS: Siswa SMKN 1 Jember, Andini Triyas Saputri, mengoperasikan kamera live streaming di ruang Auditorium Universitas Jember. (YULIO FA/RADAR JEMBER)
FOKUS: Siswa SMKN 1 Jember, Andini Triyas Saputri, mengoperasikan kamera live streaming di ruang Auditorium Universitas Jember. (YULIO FA/RADAR JEMBER)

HALOJEMBER - Dunia film dan televisi mengalami perkembangan yang begitu pesat seiring dengan kemajuan teknologi. Hal ini menarik minat kalangan pelajar untuk mendalami industri tersebut.

Salah satunya siswa SMKN 1 Jember, Andini Triyas Saputri. Kecintaannya terhadap seni audio visual telah tumbuh sejak dirinya masih di bangku sekolah dasar.

Perempuan yang kini menapaki kelas 12 Jurusan Broadcasting itu mengaku sangat tertarik pada bidang penulisan naskah film. Menurutnya, aktivitas pengembangan naskah film begitu menyenangkan sekaligus menantang.

Sebab, dalam prosesnya memungkinkan untuk berimajinasi tanpa adanya batas. “Saya sebagai penulis bisa bebas menentukan arah cerita, bahkan bebas menentukan nasib masing-masing tokoh,” jelasnya.

Namun, untuk menghasilkan cerita film yang baik dan layak untuk diproduksi sebagai film, penulis tidak bisa sembarangan merangkai cerita.

Andini menyebut, untuk menciptakan film yang dapat membolak-balikkan emosi penonton, ada beberapa aturan penulisan yang wajib diterapkan.

“Dalam membuat cerita, setiap tokoh harus memiliki perbedaan karakter yang kentara. Selain itu, tokoh utama harus dihadapkan dengan ujian yang begitu pedih untuk menarik empati para penonton,” jelas siswa yang ingin melanjutkan kuliah di Jurusan Televisi dan Film Universitas Jember ini.

Andini pun membagikan pengalamannya dalam menulis naskah film. Saat itu, dia bersama teman-temannya memproduksi sebuah film horor sebagai tugas ujian akhir semester.

Dalam proses produksinya banyak hal yang terjadi di luar rencana, sehingga hasil akhir film tidak sama dengan naskah yang telah dirancang.

Dari proses produksi film itu Andini memetik banyak pelajaran. Salah satunya, segala persiapan harus dilakukan dengan matang, termasuk melatih akting para pemain serta menyiapkan peralatan kamera, audio, hingga lighting.

Selain itu, sebelum produksi film dilakukan, semua kru harus menyatukan visi tentang film yang akan dibuat. Sebab, tidak tertutup kemungkinan terjadi perbedaan pandangan antarkru.

“Misalnya sutradara ingin adegan direkam dengan kamera yang diletakkan di tripod, sedangkan penulis justru ingin kamera dipegang untuk menghasilkan gerakan yang mendukung alur cerita. Nah, ini harus dikomunikasikan dari awal agar tidak bertengkar,” jelasnya.

Sebagai siswa jurusan broadcasting, Andini tak hanya mahir dalam mengembangkan alur cerita pada film. Dirinya juga dituntut untuk mampu mengoperasikan peralatan live streaming, termasuk menjadi juru kamera.

Hal ini dia buktikan sejak awal September lalu saat dirinya memulai program Praktik Kerja Lapangan (PKL) di Universitas Jember (Unej). Selama PKL Andini terbiasa menangani tugas untuk melakukan live streaming saat ada kegiatan di Unej.

“Biasanya saya jadi kameramen, jadi harus bisa setting kamera, termasuk peralatan audio,” tutupnya. (yul/c2/nur)

Editor : Halo Jember
#SMKN 1 #jember #penulis naskah