Edufun Fact Ekonomi dan Bisnis Fashion Halotech Health Hukum dan Kriminal Info Loker Infotainment Jtizen Lifestyle Movie Musik News Opini Otomotif Pemerintahan Plesir & Kuliner Politik Puisi Seni & Budaya Sport Suwar Suwir

Ternyata ini Penyebab Kebakaran Gudang Karet di Bandealit Jember, Rugi Puluhan Juta

Halo Jember • Kamis, 13 Februari 2025 | 03:02 WIB

 

 

LUDES: Tim Inafis Polres Jember melakukan olah TKP pada insiden kebakaran gudang karet di Bandealit, Desa Andongrejo, Kecamatan Tempurejo, kemarin (11/2). POLSEK TEMPUREJO
LUDES: Tim Inafis Polres Jember melakukan olah TKP pada insiden kebakaran gudang karet di Bandealit, Desa Andongrejo, Kecamatan Tempurejo, kemarin (11/2). POLSEK TEMPUREJO

HALOJEMBER - Tim Inafis Polres Jember melakukan olah TKP dalam insiden kebakaran gudang karet di Bandealit, Kecamatan Tempurejo, kemarin (11/2). Hasilnya, diduga penyebab kebakaran tersebut karena suhu ruangan pengasapan karet terlalu panas.

Dalam olah TKP tersebut, Tim Inafis Polres Jember mengambil abu dari sisa kebakaran tersebut. Diketahui, insiden kebakaran tersebut terjadi pada pukul 20.30, Minggu (9/2).

Kejadian itu cukup menghebohkan warga. Apalagi, gudang tersebut berada di kawasan Taman Nasional Meru Betiri (TNMB).

Cara baru baca koran! Lebih Praktis dengan koran digital dan e-paper
Cara baru baca koran! Lebih Praktis dengan koran digital dan e-paper

Kapolsek Tempurejo AKP Heri Supadmo mengatakan, kebakaran itu bersumber dari salah satu dari tiga gudang pengasapan karet di lokasi.

Menurut dia, sore hari sebelum insiden itu terjadi, beberapa karyawan sempat menyiapkan kayu dan menyalakan api di tungku pengasapan.  

Namun, pada pukul 20.30, saksi mencium bau asap dan mendengar bunyi karet terbakar. Ternyata, suara itu bersumber dari ruang pengasapan yang telah mengeluarkan kepulan asap serta api yang membesar.

"Saksi sempat mencoba memadamkan api, tetapi tidak padam. Sampai pekerja lainnya datang membantu memadamkan. Setelah sekitar satu jam lebih, pukul 22.00, api baru dapat dipadamkan," jelas Heri.

Dugaan sementara, kebakaran dipicu suhu ruang pengasapan yang terlalu tinggi. "Tingginya suhu tempat pengolahan atau pengasapan karet,” paparnya.

Meski tak sampai menimbulkan korban jiwa, kebakaran itu melelehkan sekitar 1,3 ton karet yang ditaksir senilai Rp 40 juta.

"Gudang pengasapan yang nomor dua kondisinya rusak berat dan nominal kerugian masih dalam pendataan," imbuh mantan kapolsek Patrang itu.

Diketahui, insiden kebakaran di gudang perkebunan di Jember bukan baru pertama kali terjadi. Pada 14 Januari kemarin, tiga ruang pengasapan karet milik Perusahaan Daerah Perkebunan (PDP) Kahyangan, Desa Manggisan, Kecamatan Tanggul, juga terbakar.

Sementara, pada April 2024 lalu, gudang pengasapan karet milik PTPN 1 Regional 5 Kebun Zeelandia, Kecamatan Tanggul, juga terbakar.

Kebakaran hebat pada gudang karet juga pernah terjadi di gudang pengasapan karet milik PTPN XII Kebun Glantangan di Desa Pondokrejo, Kecamatan Tempurejo.

Kebakaran yang terjadi 1 Maret 2023 itu pada proses penyelidikan sampai Tim Laboratorium Forensik (Labfor) Polda Jatim turun tangan. (jum/mau/c2/dwi)

Deretan Kejadian Kebakaran Gudang Karet

Editor : Halo Jember
#jember #kebakaran #Gudang Karet