HALOJEMBER - Dinas Perhubungan Jember mengumumkan bahwa operasi Sistem Satu Arah (SSA) di kawasan kampus Kelurahan/Kecamatan Sumbersari dihentikan sementara waktu , Rabu (4/5).
Kabar itu ramai dan menjadi perbincangan netizen di media sosial. Berdasarkan informasi tersebut SSA kawasan kampus tidak diberlakukan hingga waktu yang akan diinformasikan kembali.
Sebelumnya SSA di kawasan kampus diberlakukan di empat ruas jalan. Yakni Jalan Jawa, Kalimantan, Mastrip, dan Riau. Ruas jalan itu tidak boleh dilalui kendaraan dari dua arah. Pada waktu tertentu, jalanan itu hanya boleh dilalui dari satu arah dan dijaga oleh petugas.
Sebelumnya Pemerintah Kabupaten Jember memberlakukan Sistem Satu Arah (SSA) sejak 10 Oktober 2023 dengan dua sesi. Yakni pagi hari pukul 06.00-08.00 WIB dan sore hari pukul 16.00 hingga 18.00 WIB.
Kemudian pada 28 Oktober aturan SSA berubah menjadi 24 jam, hal ini mendapat kritikan dan respon negatif dari warga sekitar.
Warga memberikan aksi berupa demo dan pemasangan banner berisikan tulisan "Warga setempat menolak SSA 24 jam."
Sehingga, pada 4 November 2024 SSA kembali pada aturan sebelumnya. Namun setelah berjalan satu tahun lebih Dishub Jember mencabut SSA hingga batas waktu yang belum ditentukan.
Menurut Kepala Dishub Jember, Agus Wijaya, keputusan untuk menghentikan SSA didasarkan pada evaluasi dan saran dari berbagai pihak, termasuk warga, akademisi, dan pengguna jalan.
"Kami telah melakukan evaluasi dan menerima saran dari berbagai pihak, dan kami memutuskan untuk menghentikan SSA di kawasan kampus," kata Agus Wijaya.
Agus Wijaya juga menjelaskan bahwa jumlah personel Dishub yang terbatas dan ketidakjelasan tentang status tenaga honorer non-Aparatur Sipil Negara (ASN) adalah salah satu alasan utama penghentian SSA.
"Dengan kurangnya staf, pengawasan SSA menjadi kurang optimal, sehingga kami memutuskan untuk kembali ke sistem sebelumnya," kata Agus Wijaya.
Penghentian SSA di kawasan kampus diharapkan dapat memperlancar arus lalu lintas dan mengurangi kesulitan bagi masyarakat.
Namun faktanya, dilansir dari beberapa tanggapan netizen Jember di media sosial, beberapa dari mereka mengatakan bahwa penghentian SSA justru membuat lalu lintas macet dan tidak terkendali apalagi saat bulan Ramadhan.
Mereka berharap SSA diberlakukan kembali, mengingat kemacetan yang terjadi di bulan Ramadhan ini. Namun di sisi lain, beberapa netizen Jember juga memberi komentar kecewa dikarenakan sudah mulai terbiasa dengan SSA.
Editor : Halo Jember