HALOJEMBER – Viral di media sosial penggunaan sound horeg yang mengganggu ketenangan warga menjelang sahur di wilayah Ambulu, Jember.
Video tersebut memperlihatkan kegiatan konvoi sound horeg yang berkeliling disekitar rumah warga hingga menjelang subuh.
Banyak warga yang mengeluhkan kejadian tersebut karena dianggap menggaggu ketenangan dan membuat suara adzan subuh tidak terdengar.
Salah satu warga di Kecamatan Tempurejo, Dusun Kraton, Desa Wonoasri, merasakan langsung dampak dari kebisingan tersebut. Pada Minggu, 9 Maret 2025, sekitar pukul 02.30 WIB, salah seorang warga dikejutkan oleh suara sound horeg yang sangat keras.
Suaranya begitu kuat dan kencang hingga kaca rumah bergetar hebat, membuat warga tersebut langsung terbangun.
Konvoi tersebut tidak hanya melintas sekali, tetapi terus berlalu-lalang hingga menjelang subuh, menyebabkan "gempa kecil" di rumah beberapa warga.
Kejadian serupa terulang pada Senin, 10 Maret 2025. Bahkan, mereka tetap memainkan sound horeg meskipun sudah masuk waktu sholat Subuh.
Alhasil, suara adzan tertutupi oleh suara sound horeg. Para jamaah yang sholat di masjid pun menjadi tidak khusyuk. Ini berarti sound horeg tidak hanya mengganggu warga yang sedang tidur, tetapi juga orang-orang yang sedang beribadah.
Ternyata, gangguan akibat sound horeg ini juga dirasakan di berbagai wilayah lain di Jember, sehingga akhirnya kepolisian turun tangan.
Kapolsek Ambulu, AKP Latifa Andika, menjelaskan bahwa razia ini dilakukan setelah banyaknya keluhan dari masyarakat.
“Menindaklanjuti aduan masyarakat terkait sound horeg yang meresahkan masyarakat seputaran Ambulu (terlalu keras diarea pemukiman) dan tengah malam sekitar 00.00 – 01.30 WIB,” ungkap AKP Latifa.
Polsek Ambulu dan Tim Reskrim Polres Jember melakukan razia terhadap dua unit mobil pikap yang mengangkut sound horeg di Dusun Bedengan, Desa Tegalsari, serta Dusun Krangkengan Barat, Desa Sabrang, Kecamatan Ambulu.
Polisi pun menegur pemilik sound horeg dan para peserta konvoi, mengingatkan bahwa membangunkan sahur sebaiknya dilakukan dengan cara yang lebih santun dan tidak mengganggu ketenangan warga lainnya.
Penulis: MG25 Ailatul Miza Zulfa
Editor : Halo Jember