HALO JEMBER - Puasa Tarwiyah adalah puasa sunah yang dilakukan pada tanggal 8 Dzulhijjah atau sebelum Idul Adha.
Puasa ini disebut dianjurkan bagi orang-orang yang tidak menjalankan ibadah haji.
Pada salah satu redaksi hadis, bahwa Puasa pada hari Tarwiyah menghapuskan dosa satu tahun, dan puasa pada hari Arafah menghapuskan (dosa) dua tahun.
Nah, penting bagi kita untuk mengetahui tata cara pelaksanaannya secara lengkap. Mulai dari membaca niat, makan sahur, hingga berbuka puasa.
Berikut ini panduan lengkap atau tata cara puasa Tarwiyah.
1. Membaca Niat Puasa Tarwiyah
Sebelum menjalankan ibadah puasa sunnah ini, terlebih dahulu perlu membaca niatnya. Hal ini penting karena setiap amalan tanpa niat tidak akan diterima.
-
Niat Puasa Tarwiyah:
نَوَيْتُ صَوْمَ تَرْوِيَةَ سُنَّةً لِلّٰهِ تَعَالَى
Nawaitu shauma tarwiyata sunnatan lillâhi ta‘âlâ.
Artinya: "Saya niat puasa sunnah Tarwiyah karena Allah ta'ala.”
Baca Juga: Besok Puasa Tarwiyah, Ini Niat dan Keutamaannya
2. Makan Sahur
Sahur bukan sekadar aktivitas makan dan minum sebelum fajar, tetapi juga merupakan amalan sunnah yang sangat dianjurkan oleh Rasulullah SAW.
Menurut Yusuf Qardhawi, sahur adalah makanan yang dikonsumsi antara tengah malam hingga waktu subuh, yang berfungsi memberi kekuatan jasmani agar kuat menjalani ibadah puasa.
Selain sebagai asupan fisik, sahur juga memberi manfaat spiritual melalui zikir, istigfar, dan doa yang dilakukan di waktu penuh berkah tersebut.
Nabi Muhammad SAW bersabda: "Bersahurlah kalian, karena dalam sahur terdapat keberkahan." (HR. Bukhari)
Baca Juga: Waspada Terlalu Banyak Tidur Saat Puasa Tidak Baik untuk Kesehatan
3. Menjaga Diri dari Perbuatan Buruk
Selama berpuasa, hendaknya menjaga diri dari hal-hal yang bisa membatalkan atau mengurangi pahala puasa, seperti marah, berdusta, bergosip, atau menggunjing.
4. Berbuka Puasa
Saat waktu Magrib tiba, disunnahkan untuk segera berbuka puasa. Bacalah doa berbuka berikut ini:
اَللّٰهُمَّ لَكَ صُمْتُ وَبِكَ آمَنْتُ وَعَلَى رِزْقِكَ أَفْطَرْتُ بِرَحْمَتِكَ يَا اَرْحَمَ الرَّحِمِيْنَ
Allahumma laka shumtu wa bika aamantu wa ‘ala rizqika afthartu. Birahmatika yaa arhamar raahimin.
(Artinya: Ya Allah, untuk-Mu aku berpuasa, kepada-Mu aku beriman, dan dengan rezeki-Mu aku berbuka. Dengan rahmat-Mu, wahai Dzat Yang Maha Pengasih lagi Maha Penyayang.)
Baca Juga: Bikin Buka Puasa Makin Spesial, Resep Es Puding Mangga Walaupun Milky Tapi Tetap Seger!
Atau bisa membaca doa ini:
ذَهَبَ الظَّمَأُ وَابْتَلَّتِ الْعُرُوقُ وَثَبَتَ الأَجْرُ إِنْ شَاءَ اللَّهُ
Dzahabadh dhoma-u wabtalatil uruqu wa tsabatal ajru insyaa-Allah.
Artinya: "Telah hilang rasa haus dan urat-urat telah basah serta pahala akan tetap insya Allah."
Demikian panduan lengkap ibadah puasa Tarwiyah. Semoga amal ibadah kita dicatat sebagai amal yang saleh.*
Editor : Sidkin