Edufun Fact Ekonomi dan Bisnis Fashion Halotech Health Hukum dan Kriminal Info Loker Infotainment Jtizen Lifestyle Movie Musik News Opini Otomotif Pemerintahan Plesir & Kuliner Politik Puisi Seni & Budaya Sport Suwar Suwir

Puasa Arafah Dilaksanakan Kamis 5 Juni 2025, Bagaimana Jika Lupa Membaca Niat?

Sidkin • Kamis, 5 Juni 2025 | 12:00 WIB
Ilustrasi berdoa. (Pexels/thirdman)
Ilustrasi berdoa. (Pexels/thirdman)

HALO JEMBER - Sudah berencana puasa Arafah tapi lupa belum membaca niat? Dan ingatnya saat pagi hari. Lantas, bagaimana?

Sehari sebelum Hari Raya Idul Adha, atau tanggal 9 Dzulhijjah, umat umat Islam yang tidak sedang menunaikan ibadah haji dianjurkan untuk puasa Arafah.

Di Indonesia, Kementerian Agama telah menggelar sidang isbat untuk menentukan awal bulan Dzulhijjah 1446 H, Selasa (19/5/2025) lalu.

Hasil sidang tersebut menetapkan bahwa 1 Dzulhijjah 1446 H jatuh pada Rabu, 28 Mei 2025.

Dengan demikian, Hari Raya Idul Adha 1446 H akan dirayakan pada Jumat, 6 Juni 2025.

Berdasarkan keputusan pemerintah tersebut, puasa sunnah Arafah jatuh pada hari Kamis, 5 Juni 2025.

Niat Puasa Arafah

Mengutip NU Online, adapun niat puasa Arafah adalah sebagai berikut:

نَوَيْتُ صَوْمَ غَدٍ عَنْ أَدَاءِ سُنَّةِ يَوْمِ عَرَفَةَ لِلّٰهِ تَعَالَى   

Nawaitu shauma ghadin ‘an adâ’i sunnati Arafah lillâhi ta‘âlâ.

Artinya: “Aku berniat puasa sunnah Arafah esok hari karena Allah SWT.”

Bacaan niat itu dilafalkan saat malam hari atau sebelum sahur. Bagaimana jika lupa membaca lafal niatnya?

Mayoritas ulama menyebut, kewajiban niat di malam hari hanya berlaku untuk puasa wajib.

Untuk puasa sunnah, niat boleh dilakukan di siang hari selagi belum makan, minum, dan hal-hal lain yang membatalkan puasa sejak Subuh hingga gelincir matahari atau Dzuhur.

Adapun lafal niat puasa sunnah Arafah di siang hari adalah sebagai berikut.

نَوَيْتُ صَوْمَ هَذَا اليَوْمِ عَنْ أَدَاءِ سُنَّةِ عَرَفَةَ لِلهِ تَعَالَى

Nawaitu shauma hâdzal yaumi ‘an adâ’i sunnati Arafah lillâhi ta‘âlâ.

Artinya: “Aku berniat puasa sunnah Arafah hari ini karena Allah SWT.”

Dengan demikian, umat Islam dibolehkan membaca lafal niat itu setelah sahur selama tidka melakukan hal-hal yang membatalkan puasa.*

Editor : Sidkin
#Niat Puasa Arafah #bacaan niat #haji #puasa arafah