Edufun Fact Ekonomi dan Bisnis Fashion Halotech Health Hukum dan Kriminal Info Loker Infotainment Jtizen Lifestyle Movie Musik News Opini Otomotif Pemerintahan Plesir & Kuliner Politik Puisi Seni & Budaya Sport Suwar Suwir

Segera Ganti Pekerjaan selagi Bisa, Ini Profesi yang Rawan Kena PHK

Sidkin • Selasa, 15 Juli 2025 | 02:35 WIB
Ilustrasi pekerja kena PHK. Segera Ganti Pekerjaan selagi Bisa, Ini Profesi yang Rawan Kena PHK.
Ilustrasi pekerja kena PHK. Segera Ganti Pekerjaan selagi Bisa, Ini Profesi yang Rawan Kena PHK.

HALO JEMBER - Gelombang pemutusan hubungan kerja (PHK) kini semakin sering terdengar secara global.

Dua faktor utama penyebabnya adalah ketidakpastian ekonomi dan kemajuan teknologi kecerdasan buatan atau akal imitasi (AI).

Ini mendorong lonjakan angka pengangguran di berbagai belahan dunia, tak terkecuali Indonesia.

Salah satu contoh nyata dampak AI terhadap industri adalah kemunculan fitur AI Overviews dari Google Search. Fitur ini mampu menyusun rangkuman informasi lengkap langsung dari berbagai portal berita.

Meski memberikan kemudahan bagi pengguna dalam mengakses informasi, fitur ini justru menurunkan lalu lintas kunjungan ke situs berita digital yang selama ini bergantung pada klik pembaca sebagai sumber pendapatan utama.

Dampaknya, cukup banyak organisasi media mengalami penurunan trafik secara signifikan.

Tak hanya Google, layanan chatbot AI seperti ChatGPT, Gemini AI, dan Copilot juga memberi tekanan besar terhadap profesi jurnalis dengan kemampuannya dalam menyusun narasi dan menjawab pertanyaan berbasis data.

Google sendiri menyatakan bahwa fitur AI Overviews meningkatkan trafik pencarian secara keseluruhan. Namun klaim ini tidak serta-merta menghapus kekhawatiran para penulis dan penerbit konten.

Beberapa perusahaan media akhirnya memilih menjalin kerja sama dengan perusahaan teknologi untuk melisensikan konten mereka sebagai bagian dari pelatihan model AI.

OpenAI juga telah menjalin kerja sama dengan sejumlah penerbit, termasuk The Atlantic, sementara startup AI Perplexity berencana membagi pendapatan iklan dari chatbot mereka yang menampilkan konten pihak ketiga.

Ancaman AI terhadap pekerjaan manusia diperkirakan akan terus meningkat dalam beberapa tahun mendatang, sebagaimana tercantum dalam laporan Future of Work yang dirilis Forum Ekonomi Dunia (WEF).

Sektor yang paling terdampak dalam lima tahun ke depan meliputi industri media, hiburan, dan olahraga.

Ini diperkirakan akan kehilangan atau mengubah sekitar 32 % jenis pekerjaannya.

Selain itu, pergeseran signifikan juga diprediksi terjadi di bidang pemerintahan, teknologi informasi dan komunikasi, real estate, layanan keuangan, serta transportasi dan logistik.

WEF merilis daftar 15 pekerjaan yang diperkirakan akan hilang dalam rentang 2023 hingga 2027.

Berikut ini daftar pekerjaan atau profesi yang diperkirakan hilang dalam lima tahun.

Editor : Sidkin
#ChatGPT #PHK 2025 #pekerja kena phk #profesi #ai #Gemini AI #WEF #phk #openai #copilot #daftar pekerjaan