Edufun Fact Ekonomi dan Bisnis Fashion Halotech Health Hukum dan Kriminal Info Loker Infotainment Jtizen Lifestyle Movie Musik News Opini Otomotif Pemerintahan Plesir & Kuliner Politik Puisi Seni & Budaya Sport Suwar Suwir

Jember Memang Banyak Ponpes, tapi Tak Masuk Daftar 3 Pondok Pesantren Salafi Terfavorit di Jawa Timur

Dwi Siswanto • Rabu, 10 September 2025 | 00:45 WIB
3 pondok pesantren salafi  terfavorit di Jawa timur (diambil dari Sidogiri net)
3 pondok pesantren salafi terfavorit di Jawa timur (diambil dari Sidogiri net)

HALO JEMBER – Jember memang memiliki banyak pondok pesantren, tapi 3 Ponpes Salafi terfavorit di Jatim tidak ada di Jember.

Pondok Pesantren Salaf atau salafi adalah lembaga pendidikan Islam yang fokus pada pengajian kitab-kitab klasik atau kitab kuning dengan metode pembelajaran tradisional.

Jawa Timur dikenal sebagai “kota santri” karena keberadaan ribuan pondok pesantren, baik salafi maupun modern.

Di antara banyaknya pesantren yang tersebar, ada tiga pondok pesantren salafi yang menonjol dan banyak diminati masyarakat Indonesia.

Ketiga pesantren ini, meski memegang tradisi salaf yang kuat, ketiganya tetap mampu beradaptasi dengan perkembangan zaman tanpa kehilangan identitasnya.

Berikut ini 3 Ponpes Salafi Favorit di Jatim

1. Pondok Pesantren Sidogiri, Pasuruan

Pondok Pesantren Sidogiri merupakan salah satu pondok pesantren tertua di Indonesia, didirikan pada awal abad ke-18 yaitu sejak tahun 1745.

Pondok pesantren yang terletak di Pasuruan ini mempunyai reputasi sebagai pesantren yang paling ketat dalam mempertahankan tradisi salaf.

Dengan mengutamakan kajiab kitab kuning menjadikannya favorit bagi mereka yang mencari pendidikan agama yang murni.

Selain fokus pada pendidikan agama, Sidogiri juga sukses megembangkan koperasi pondok pesantren yang kini menjadi salah satu koperasi terbesar di Indonesia.

 

2.Pondok Pesantren Lirboyo, Kediri

Pesantren ini dikenal sebagai salah satu pusat keilmuan Islam terbesar di Indonesia dengan jumlah santri puluhan ribu.

Lirboyo dikenal dengan sebagai pusat kajian keilmuan Islam dan gudang para penghafal Al-Qur’an.

Lirboyo memiliki tradisi keilmuan yang sangat kuat, terutama dalam bidang fiqih, serta bahtsul masai (forum diskusi hukum Islam).

Lirboyo menjadi pilihan terbaik bagi mereka calon santri yang memiliki keinginan besar untuk menjadi ulama yang mumpuni dalam berbagai bidang di dalam disiplin ilmu agama.

Dengan melahirkan banyak tokoh-tokoh yang salih dalam bidang keagamaan menjadi bukti nyata bahwa Lirboyo menjadi pilihan terbaik.

 

3. Pondok Pesantren Al-Falah Ploso, Kediri

Pondok Pesantren Al Falah Ploso merupakan lembaga pendidikan asrama berbentuk pesantren salaf.

Berdiri pada 1 Januari 1925, oleh KH. Ahmad Djazuli Usman di Desa Ploso, Kecamatan Mojo, Kediri.

Pondok pesantren ini sejak awal hingga kini konsisten menjaga sistem pengajaran kitab kuning dengan metode klasik: sorogan, bandongan, hingga musyawarah kitab.

Al Falah Ploso bisa menjadi pilihan favorit untuk mereka yang mencari lingkungan pendidikan yang serius dan terfokus pada keilmuan, dan memiliki jalur sanad yang kuat.

Ketiga pondok pesantren tersebut membuktikan bahwa tradisi salaf masih tetap hidup dan diminati di tengah derasnya arus modernisasi.

Dengan tetap menjaga keaslian metode pembelajaran kitab kuning sekaligus menyiapkan santri untuk menghadapi tantangan zaman, Sidogiri, Lirboyo, dan Al Falah Ploso terus menjadi magnet bagi para pencari ilmu agama dari berbagai penjuru Nusantara.*

 

 

Penulis : Nafila Aprillia

Editor : Sidkin
#pondok pesantren #Lirboyo #ponpes salafiyah #Al Falah Ploso #jawa timur #Sidogiri