Edufun Fact Ekonomi dan Bisnis Fashion Halotech Health Hukum dan Kriminal Info Loker Infotainment Jtizen Lifestyle Movie Musik News Opini Otomotif Pemerintahan Plesir & Kuliner Politik Puisi Seni & Budaya Sport Suwar Suwir

Jepang Butuh 40 Ribu Tenaga Kerja Indonesia, Gaji Mulai Rp 25 Juta hingga Rp 55 Juta

Dwi Siswanto • Rabu, 8 Oktober 2025 | 23:09 WIB

Jepang saat ini butuh tenaga kerja dari indonesia dengan kuota 40 ribu tenaga, Gaji mulai Rp. 25 juta - 55 juta
Jepang saat ini butuh tenaga kerja dari indonesia dengan kuota 40 ribu tenaga, Gaji mulai Rp. 25 juta - 55 juta

HALO JEMBER – Pemerintah Indonesia melalui Kementerian Transmigrasi bersama Asosiasi Penyelenggaraan Penempatan Pekerja Migran Luar Negeri (AP2LN) tengah memperluas kesempatan kerja bagi warga transmigran ke Jepang.

Program ini tidak hanya membuka peluang kerja, tetapi juga memberi kesempatan bagi pekerja untuk memperoleh ilmu dan pengalaman yang kelak bisa digunakan untuk memberdayakan daerah transmigrasi mereka.

Saat ini, lebih dari 100 warga transmigran Indonesia sudah bekerja di berbagai sektor di Jepang dengan penghasilan yang cukup menjanjikan.

Baca Juga: Film Keadilan: The Verdict Kolaborasi Sutradara Korea-Indonesia Siap Guncang Bioskop 20 November

berkisar antara Rp 25 hingga Rp 55 juta per bulan. Namun, kebutuhan tenaga kerja di negara Sakura itu masih sangat besar, mencapai 40 ribu orang dari Indonesia.

Meskipun demikian, kuota yang terpenuhi baru sekitar 25 ribu pekerja, tersebar di 24 sektor pekerjaan mulai dari pertanian, kelautan, konstruksi, hingga perawatan.

Menteri Transmigrasi M. Iftitah Sulaiman Suryanagara menjelaskan bahwa tenaga kerja Indonesia sangat dihargai di Jepang, terutama karena sikap ramah dan kemampuan hospitality yang luar biasa.

Baca Juga: Dampak Gempa Sumenep, Ruang Kelas MI dan Teras RA di Jember Ambruk, Begini Kondisinya

"Masyarakat Jepang sangat menghargai tenaga kerja Indonesia. Bahkan, kami dianggap sebagai yang terbaik di antara bangsa-bangsa lain di Jepang dalam hal keramahan dan pelayanan," ujarnya, dikutip dari Antara.

Program ini diharapkan tidak hanya membantu menekan angka pengangguran di Indonesia, khususnya di daerah-daerah transmigrasi.

Hal ini juga dapat meningkatkan kualitas sumber daya manusia Indonesia melalui pengalaman internasional.

Baca Juga: Dalam Sejam, Gempa Susulan Berulang Kali Guncang Sumenep, Ini Rilis BMKG

Pemerintah berkomitmen terus mendukung pelatihan dan pembekalan untuk memastikan para pekerja siap menghadapi tantangan di luar negeri dengan standar kompetensi yang tinggi.

Peluang kerja yang dibuka oleh Jepang ini merupakan jawaban atas kebutuhan tenaga kerja yang terus meningkat.

Seiring tantangan demografi Jepang yang mengalami penurunan angka kelahiran dan populasi usia produktif.

Dengan adanya kerja sama ini, diharapkan hubungan bilateral Indonesia-Jepang dalam bidang tenaga kerja semakin kuat dan saling menguntungkan.

Penulis: Risco Agustin Megananda

Editor : Dwi Siswanto
#Transmigran #indonesia #tenaga kerja #jepang #pekerja migran indonesia