Edufun Fact Ekonomi dan Bisnis Fashion Halotech Health Hukum dan Kriminal Info Loker Infotainment Jtizen Lifestyle Movie Musik News Opini Otomotif Pemerintahan Plesir & Kuliner Politik Puisi Seni & Budaya Sport Suwar Suwir

Pondok Demit, Pasar Setan di Jalur Pendakian Gunung Raung via Bondowoso

Dwi Siswanto • Kamis, 23 Oktober 2025 | 21:17 WIB

 

Pondok Demit di lereng Gunung Raung disebut warga sebagai pasar setan. Banyak pendaki mengaku mendengar suara gamelan dan keramaian di malam hari, meski lokasi tampak sunyi. Dok.(Tangselexpres.com)
Pondok Demit di lereng Gunung Raung disebut warga sebagai pasar setan. Banyak pendaki mengaku mendengar suara gamelan dan keramaian di malam hari, meski lokasi tampak sunyi. Dok.(Tangselexpres.com)

Halo Jember – Gunung Raung dikenal sebagai pendakian paling angker di Jawa Timur. Selain jalur yang terjal dan kalderanya yang luas, gunung ini juga menyimpan kisah mistis yang melegenda yaitu Pasar Setan Pondok Demit.

Menurut cerita warga dan para pendaki, Pondok Demit diyakini sebagai tempat berkumpulnya makhluk halus untuk berjualan.

Pada hari-hari tertentu, terutama menjelang malam, terdengar suara gamelan, tawa perempuan, hingga percakapan ramai layaknya pasar tradisional. Namun ketika diperiksa, lokasi itu justru sepi dan sunyi, dikutip dari DetikJatim Selasa (21/10).

Nama Pondok Demit berasal dari kata demit, yang dalam bahasa Jawa berarti makhluk halus. Warga percaya, tempat ini memang menjadi ruang gaib tempat makhluk halus melakukan transaksi.

Karena itu, banyak pendaki memilih untuk tidak berlama-lama di lokasi tersebut, apalagi bermalam.

Selain Pondok Demit, jalur pendakian Gunung Raung juga memiliki Pondok Mayit, tempat ditemukannya jasad seorang bangsawan Belanda di masa lalu.

Keduanya kini menjadi bagian dari kisah mistis yang menambah daya tarik Gunung Raung, selain keindahan alam dan tantangan pendakiannya.

Bagi para pendaki, melewati dua pos ini bukan hanya soal kekuatan fisik, tetapi juga keberanian menghadapi hal-hal di luar logika.

Gunung Raung bukan sekadar tempat petualangan, melainkan ruang di mana dunia nyata dan dunia gaib seolah bertemu di antara kabut dan kesunyian.

Pewarta: Febri Irawan

Editor : Dwi Siswanto
#pendakian gunung raung #gunung raung #angker #Pondok Demit #bondowoso