Edufun Fact Ekonomi dan Bisnis Fashion Halotech Health Hukum dan Kriminal Info Loker Infotainment Jtizen Lifestyle Movie Musik News Opini Otomotif Pemerintahan Plesir & Kuliner Politik Puisi Seni & Budaya Sport Suwar Suwir

Perempuan Tanpa Kepala di Gunung Argopuro

Dwi Siswanto • Sabtu, 8 November 2025 | 22:08 WIB

Kabut Argopuro menyembunyikan misteri mengerikan. Hantu tanpa kepala yang muncul di malam hari konon membuat pendaki tersesat dan linglung. Dok (Regional Espos.id)
Kabut Argopuro menyembunyikan misteri mengerikan. Hantu tanpa kepala yang muncul di malam hari konon membuat pendaki tersesat dan linglung. Dok (Regional Espos.id)

Halo Jember – Gunung Argopuro kembali menorehkan kisah mencekam. Di balik keindahan jalur pendakiannya yang legendaris, gunung ini menyimpan rahasia kelam yang seolah menolak untuk terungkap sepenuhnya.

Kisah terbaru datang dari sekelompok pendaki asal Surabaya, Semarang, dan Yogyakarta yang mengalami serangkaian kejadian ganjil selama ekspedisi mereka.

Di antara semua kisah itu, tersisa satu misteri yang paling mengguncang: penampakan sosok perempuan tanpa kepala di area Cikasur dan Cisentor.

Langkah Kaki dari Kegelapan

Rabu malam di Cikasur terasa berbeda dari malam-malam sebelumnya. Angin berembus kencang di dataran bekas lapangan terbang peninggalan Belanda, dan hawa dingin menembus tulang.

Sekitar pukul 22.00 WIB, Andi, mahasiswa asal Yogyakarta, mendengar langkah kaki mendekati tendanya.

Suara itu pelan tapi jelas, berjalan perlahan di atas rerumputan basah semakin dekat, lalu berhenti tepat di depan tenda.

“Mas Soni…” panggil Andi dengan suara bergetar.
Tak ada sahutan.

“Mas Dian?” ulangnya, lebih pelan.
Sunyi.

Ia mencoba mengintip melalui resleting kecil di tenda. Namun yang tampak hanyalah bayangan kabur setinggi manusia tanpa bagian kepala, samar diterpa cahaya bulan yang terhalang kabut tebal.

Langkah itu berhenti, lalu hilang begitu saja. Tidak ada suara gesekan, tidak ada langkah menjauh. Hanya keheningan, disertai detak jantung yang berpacu cepat di dada Andi.

Keesokan paginya, ketika Andi menanyakan apakah ada yang keluar malam itu, seluruh pendaki menjawab tidak. Tak seorang pun meninggalkan tenda malam itu.

Kejadian Aneh di Cisentor

Keesokan harinya, rombongan melanjutkan perjalanan menuju Cisentor, kawasan lembah yang dikenal angker oleh para pendaki veteran Argopuro.

Setelah makan siang, sebagian pendaki mendaki ke arah kompleks Dewi Rengganis, sementara Dian dan pasangan mahasiswa Semarang, Irma dan Irfan, memilih beristirahat di tenda.

Saat sendirian, Dian menghidupkan musik keras-keras dari ponselnya. Lagu metal terdengar di dalam tenda hingga tiba-tiba volumenya menurun perlahan, seolah ada tangan tak terlihat yang memutar tombol ke kiri. Musik berhenti total.

“Padahal baterai penuh dan aplikasinya masih berjalan. Tapi suara di headset hilang begitu saja,” ujar Dian, dikutip dari unggahan Facebook Nefri.Ryu, Kamis (23/10).

Merasa tidak tenang, ia mencabut baterai ponselnya dan mencoba tidur. Namun di antara suara angin, ia mendengar langkah-langkah kecil mengitari tenda.

Saat membuka sedikit resleting tenda, samar terlihat sosok wanita berbaju putih berjalan tanpa kepala, menjauh ke arah semak-semak sebelum akhirnya lenyap di balik kabut magrib.

Malam harinya, sekitar pukul 02.00 WIB, Irfan, pendaki asal Semarang, mengaku mendengar hal serupa.

“Ada suara langkah, seperti orang berputar-putar di luar. Saya panggil pelan, tapi tidak ada jawaban. Setelah itu suasananya hening sekali. Tapi saya bisa merasakan hawa dingin yang berbeda, seperti ada yang berdiri dekat tenda,” katanya.

Dewi Rengganis dan Mitos di Balik Kabut Argopuro

Dari mitos yang beredar maupun hasil penelusuran tim Halo Jember, banyak kisah beredar tentang Dewi Rengganis.

Menurut penuturan salah satu sesepuh Baderan yang sempat ditemui Ryu sebelum pendakian, Gunung Argopuro dipercaya sebagai tempat bersemayamnya arwah para dayang Dewi Rengganis, putri kerajaan yang memilih mengasingkan diri setelah dikhianati.

Konon, di antara para dayang itu terdapat sosok perempuan yang kehilangan kepalanya dalam pelarian. Roh perempuan itu diyakini masih gentayangan di sekitar jalur Cikasur Cisentor, mencari sesuatu yang hilang.

Ryu mengaku, pengalaman itu membuatnya yakin bahwa kisah mistis di Argopuro bukan sekadar legenda.

“Rasanya seperti ada yang mengawasi dari balik kabut. Heningnya gunung itu bukan hening biasa,” ucapnya.


Gunung yang Tak Pernah Sepi

Gunung Argopuro, dengan jalur pendakiannya yang disebut-sebut paling panjang di Pulau Jawa, selalu menyisakan aroma misteri di setiap langkah.

Bagi sebagian orang, gunung ini adalah tempat ujian mental. Namun bagi mereka yang pernah mengalami hal di luar nalar, Argopuro adalah gerbang tipis antara dunia manusia dan dunia gaib.

Hingga kini, cerita tentang perempuan tanpa kepala di Cikasur dan Cisentor masih menjadi bisikan di kalangan pendaki.

Tidak ada bukti foto atau video, hanya kesaksian dan rasa dingin yang selalu menyelimuti siapa pun yang mendengar kisahnya.


Pewarta: Febri Irawan

Editor : Dwi Siswanto
#Gunung Argopuro #hantu tanpa kepala #Dewi Rengganis dan Mitos di Balik Kabut Argopuro #sekelompok pendaki #perempuan tanpa kepala di gunung argopuro