Halo Jember – Di balik rindangnya pepohonan Desa Darungan, Kecamatan Tanggul, Kabupaten Jember, berdiri sebuah makam tua yang menyimpan kisah penuh misteri.
Warga menyebutnya Makam Sembah Tulis— tempat peristirahatan seorang tokoh penyebar Islam yang hingga kini masih dipercaya memiliki daya gaib dan spiritual tinggi.
Lokasinya berada di area hutan, sekitar empat kilometer dari pusat Kecamatan Tanggul. Bangunan makam sederhana dengan atap genteng merah ini dikelilingi pepohonan besar dan hamparan rumput kering.
Sekilas tampak sepi, tapi bagi warga sekitar, tempat ini selalu hidup.
“Kadang kalau malam-malam tertentu, terdengar suara seperti gamelan dari arah makam. Tapi nggak menakutkan, malah bikin tenang,” ujar pak Atman, salah satu warga dan juga sesepuh disana.
Fenomena seperti itu memang sering diceritakan turun-temurun. Warga percaya, suara dan aroma bunga yang muncul tanpa sebab adalah pertanda para “penjaga” makam sedang menyambut tamu yang datang dengan niat baik.
Bukan untuk menakuti, tapi mengingatkan agar setiap peziarah menjaga adab dan niat.
Namun di balik kisah mistisnya, Makam Sembah Tulis juga punya nilai sejarah yang kuat. Berdasarkan keterangan resmi PPID Kabupaten Jember (17 Juli 2024), Sembah Tulis dikenal sebagai tokoh penyebar Islam di wilayah barat Jember.
Setiap tahun, masyarakat setempat menggelar haul Raden Sembah Tulis, sebagai bentuk penghormatan atas jasa beliau dalam penyebaran ajaran Islam.
Kini, Makam Sembah Tulis bukan sekadar tempat ziarah, tapi juga destinasi spiritual yang memadukan sejarah, budaya, dan aura mistis khas pedesaan Jawa Timur.
Banyak peziarah datang bukan untuk mencari hal gaib, melainkan ketenangan batin dan doa restu di tempat yang dianggap suci ini.
Dan seperti kata warga setempat, “Kalau datang dengan hati bersih, pulangnya pasti adem.”
Pewarta: Ferdi Harahap
Editor : Dwi Siswanto