Halojember.jawapos.com - Memahami jenis-jenis emas yang beredar di pasaran menjadi langkah penting sebelum memutuskan membeli atau menjadikannya sebagai instrumen investasi.
Setiap jenis emas memiliki karakteristik, kadar kemurnian, serta fungsi yang berbeda, sehingga pemilihannya perlu disesuaikan dengan tujuan masing-masing.
Berikut beberapa jenis emas yang umum beredar di pasaran dan perlu diketahui masyarakat.
- Emas Batangan
Emas batangan merupakan jenis emas yang paling sering dijadikan instrumen investasi.
Emas ini memiliki kadar kemurnian tinggi, yakni 24 karat atau setara 99,9 persen, sehingga nilainya cenderung stabil.
Di Indonesia, emas batangan banyak beredar dengan merek seperti Antam, UBS, dan Galeri 24, dengan ukuran bervariasi mulai dari 0,1 gram hingga 1.000 gram.
Harga emas batangan ditentukan berdasarkan berat dan mengikuti pergerakan harga emas pasar setiap hari.
- Emas Koin
Emas koin memiliki bentuk menyerupai uang logam, namun tidak berfungsi sebagai alat pembayaran resmi.
Kandungan emasnya setara dengan emas batangan, yaitu 24 karat, sehingga nilainya juga dipengaruhi oleh naik turunnya harga emas global.
Jenis emas ini sering diminati kolektor maupun investor yang menginginkan bentuk alternatif selain batangan.
- Emas Granule
Emas granule atau serbuk emas lebih banyak digunakan di sektor industri dan kerajinan.
Bentuknya berupa butiran kecil yang memudahkan perajin mencampurkannya dengan logam lain untuk menghasilkan perhiasan atau karya seni bernilai tinggi.
Emas jenis ini umumnya tidak ditujukan sebagai instrumen investasi langsung bagi masyarakat umum.
- Emas Perhiasan
Emas perhiasan menjadi jenis emas yang paling akrab dalam kehidupan sehari-hari.
Bentuknya beragam, mulai dari cincin, gelang, kalung, hingga anting, namun kadar kemurniannya lebih rendah karena dicampur dengan logam lain.
Perhiasan emas kuning umumnya memiliki kadar sekitar 75 persen, sedangkan emas putih dan rose gold nilainya sangat dipengaruhi desain serta tren pasar.
Meski dapat dijual kembali, nilai investasinya cenderung kurang stabil dibanding emas batangan.
- Emas Dinar
Emas dinar dikenal dalam bentuk kepingan koin dan banyak digunakan sebagai alat simpan nilai di beberapa negara Timur Tengah.
Di Indonesia, emas dinar umumnya memiliki kadar kemurnian 22 karat atau bahkan 24 karat, sehingga memiliki nilai yang cukup tinggi.
Jenis emas ini banyak diminati kolektor dan investor dengan minat khusus.
- Emas Digital
Perkembangan teknologi menghadirkan emas digital sebagai alternatif berinvestasi.
Melalui layanan berbasis aplikasi, masyarakat dapat membeli emas tanpa harus menyimpan fisiknya secara langsung.
Seluruh proses transaksi, penyimpanan, hingga pencairan dilakukan secara online, sehingga dinilai lebih praktis dan aman.
Dengan memahami jenis-jenis emas tersebut, masyarakat diharapkan dapat menentukan pilihan yang tepat sesuai kebutuhan, baik untuk investasi, koleksi, maupun pemanfaatan lainnya.*
Editor : Sidkin