Edufun Fact Ekonomi dan Bisnis Fashion Halotech Health Hukum dan Kriminal Info Loker Infotainment Jtizen Lifestyle Movie Musik News Opini Otomotif Pemerintahan Plesir & Kuliner Politik Puisi Seni & Budaya Sport Suwar Suwir

Niat Mandi Besar atau Mandi  Wajib yang Benar, setelah Suami Istri Hubungan Badan

Hariri HJ • Rabu, 18 Februari 2026 | 18:08 WIB
Ilustrasi mandi besar atau mandi wajib (Foto: Homesthetics-[interest)
Ilustrasi mandi besar atau mandi wajib (Foto: Homesthetics-[interest)

HaloJember – Dalam ajaran Islam, berhubungan suami istri yang menyebabkan keluarnya air mani atau bertemunya dua kemaluan (walaupun tidak keluar mani) mengharuskan pasangan tersebut untuk melakukan mandi wajib atau mandi janabah.

Mandi wajib bertujuan untuk menghilangkan hadas besar agar kembali suci dan dapat melaksanakan ibadah seperti salat dan membaca Al-Qur'an.

Berikut adalah panduan lengkap niat, doa, dan tata cara mandi wajib setelah berhubungan suami istri.

1.Niat Mandi Wajib (Janabah)

Niat dilakukan di dalam hati bersamaan saat air pertama kali disiramkan ke tubuh. Berikut bacaan niatnya:

Arab:

نَوَيْتُ الْغُسْلَ لِرَفْعِ الْحَدَثِ الْأَكْبَرِ مِنَ الْجَنَابَةِ فَرْضًا لِلهِ تَعَالَى

Latin:

Nawaitul ghusla liraf'il hadatsil akbari minal janabati fardhan lillahi ta'ala.

Artinya:

"Aku niat mandi untuk menghilangkan hadas besar dari janabah, fardu karena Allah Ta'ala".

2.Tata Cara Mandi Wajib (Junub)

Tata cara mandi wajib yang sempurna sesuai sunnah Rasulullah SAW adalah sebagai berikut:

1) Membaca Niat: Membaca niat di dalam hati saat mulai mandi.

2) Mencuci Kedua Tangan: Mencuci tangan sebanyak tiga kali.

3) Membersihkan Kemaluan: Membersihkan kemaluan dan kotoran dengan tangan kiri.

4) Berwudhu: Melakukan wudhu dengan sempurna seperti saat hendak salat.

5) Menyiram Kepala: Mengguyur air ke kepala sebanyak tiga kali hingga kulit kepala dan pangkal rambut basah.

6)Menyiram Seluruh Tubuh: Menyiram air ke seluruh tubuh, dimulai dari sisi kanan lalu sisi kiri, dan pastikan air merata ke seluruh tubuh termasuk lipatan kulit.

3.Doa Setelah Mandi Besar atau Mandi Wajib

Setelah suami istri selesai mandi wajib, dianjurkan membaca doa bersuci sebagaimana doa setelah berwudhu:

Arab:

أَشْهَدُ أَنْ لاَ إِلَهَ إِلاَّ اللهُ وَحْدَهُ لاَ شَرِيكَ لَهُ وَأَشْهَدُ أَنَّ مُحَمَّدًا عَبْدُهُ وَرَسُولُهُ، اللَّهُمَّ اجْعَلْنِي مِنَ التَّوَّابِينَ وَاجْعَلْنِي مِنَ الْمُتَطَهِّرِينَ

Latin:

Asyhadu alla ilaha illallah wahdahu la syarika lah, wa asyhadu anna muhammadan 'abduhu wa rasuluh. Allahummaj'alni minat tawwabina, waj'alni minal mutathahhirin.

Artinya:

"Aku bersaksi bahwa tidak ada Tuhan selain Allah Yang Maha Esa, tidak ada sekutu bagi-Nya, dan aku bersaksi bahwa Muhammad adalah hamba dan utusan-Nya.

Ya Allah, jadikanlah aku termasuk orang-orang yang bertobat dan jadikanlah aku termasuk orang-orang yang menyucikan diri".

4. Hal Penting untuk Diketahui

1) Hukum: Mandi wajib setelah bersenggama adalah wajib (fardu), hukumnya sah meski tidak keramas dengan sabun, asalkan seluruh tubuh terkena air.

2) Jika Tertidur: Jika suami istri tertidur setelah berhubungan dan belum mandi, mereka tetap wajib mandi setelah bangun tidur.

3) Dengan melaksanakan mandi wajib sesuai tuntunan, umat Muslim kembali dalam keadaan suci dan diperbolehkan menjalankan ibadah wajib maupun sunnah.

Editor : Hariri HJ
#Niat mandi besar #hubungan badan #mandi wajib #suami istri