HALOJEMBER– Kabupaten Jember memiliki beragam tradisi budaya yang masih dijaga oleh masyarakat hingga saat ini. Salah satu di antaranya adalah tradisi Larung Sesaji, sebuah ritual adat yang digelar oleh masyarakat pesisir sebagai bentuk ungkapan rasa syukur atas hasil laut sekaligus doa agar para nelayan diberikan keselamatan dan rezeki yang melimpah saat melaut.
Tradisi ini umumnya dilaksanakan di kawasan pesisir selatan Jember dengan melibatkan nelayan, tokoh adat, tokoh agama, serta masyarakat sekitar.
Prosesi diawali dengan doa bersama sebagai ungkapan syukur kepada Tuhan Yang Maha Esa. Setelah itu, berbagai hasil bumi, hasil laut, dan sesaji yang telah disiapkan ditempatkan di atas perahu hias untuk kemudian dilarung ke tengah laut.
Bagi masyarakat pesisir, Larung Sesaji bukan sekadar seremoni tahunan, tetapi juga menjadi simbol keharmonisan hubungan antara manusia dengan alam. Tradisi ini mengandung pesan agar sumber daya laut dimanfaatkan secara bijaksana sekaligus mengingatkan pentingnya menjaga kelestarian ekosistem pesisir demi keberlangsungan mata pencaharian nelayan.
Selain memiliki nilai spiritual dan budaya, Larung Sesaji juga menjadi daya tarik wisata. Setiap penyelenggaraan tradisi ini, masyarakat maupun wisatawan datang untuk menyaksikan rangkaian prosesi yang berlangsung dengan penuh khidmat. Perahu-perahu nelayan yang dihias berwarna-warni menambah semarak suasana, sementara berbagai pertunjukan seni tradisional dan sajian kuliner khas daerah turut memeriahkan kegiatan.
Keberadaan tradisi Larung Sesaji menjadi bukti bahwa budaya lokal masih memiliki tempat di tengah perkembangan zaman. Melalui pelestarian tradisi ini, masyarakat tidak hanya menjaga warisan leluhur, tetapi juga memperkenalkan kekayaan budaya Jember kepada generasi muda maupun wisatawan yang datang berkunjung.
Dengan nilai budaya, spiritual, dan kebersamaan yang terkandung di dalamnya, Larung Sesaji menjadi salah satu tradisi pesisir yang patut terus dilestarikan sebagai bagian dari identitas masyarakat Jember sekaligus potensi wisata budaya yang mampu memperkaya daya tarik daerah.
Editor : Viona Rj