Edufun Fact Ekonomi dan Bisnis Fashion Halotech Health Hukum dan Kriminal Info Loker Infotainment Jtizen Lifestyle Movie Musik News Opini Otomotif Pemerintahan Plesir & Kuliner Politik Puisi Seni & Budaya Sport Suwar Suwir

Profil Singkat Habib Abu Bakar Gresik

Halo Jember • Rabu, 29 Mei 2024 | 23:20 WIB
Photo
Photo

HALO JEMBER – Habib Abu Bakar Gresik memiliki nama lengkap Habib Abu Bakar bin Muhammad bin Umar Assegaf. Beliau juga dikenal sebagai nama Habib Abu Bakar Assegaf Gresik. Ada nama belakang Gresik, karena beliau menghabiskan dakwah dan wafat di Gresik, Provinsi Jawa Timur.

Sejatinya, Habib Abu Bakar itu lahir di Besuki, Kabupaten Situbondo Jawa Timur tanggal 16 Dzulhijjah 1285 H atau 30 Maret 1869 M. Ayah beliau bernama Habib Muhammad bin Umar Assegaf.

Habib Abu Bakar Assegaf Gresik menikah dengan Hubabah Syifa Binti Abdul Qodir As-Segaf yang dikarunia dua putra, yaitu Habib Ali bin Abu Bakar bin Muhammad As-Segaf dan Habib Segaf bin Abu Bakar bin Muhammad As-Segaf.

Hijrah ke Gresik Saat Balita

Lahir di Situbondo, rupanya sejak balita Habib Abu Bakar dibawa pindah oleh orang tuanya ke Gresik. Sayangnya, pada usia 2 tahun, ayah Habib Abu Bakar itu wafat. Sehingga, Habib Abu Bakar menjadi seorang yatim sejak kecil.

Bakat kewalian dan kecintaannya terhadap ilmu sudah terlihat sejak ia berusia tiga tahun. Bahkan, di usianya yang terbilang masih kecil ia mampu mengingat peristiwa-peristiwa yang pernah terjadi.

Bahkan, pada anak usia 8 tahun Habib Abu Bakar sudah berani merantau ke Hadramaut, Yaman untuk menimba ilmu agama. Mengutip Laduni.id, pada 1293 H Habib Abu bakar berangkat ke untuk menimba ilmu ke tanah para waliyullah  dan itu merupakan permintaan nenek dari pihak ibunya, Fathimah binti Abdullah 'Allan.

Silsilah Habib Abu Bakar Assegaf Gresik

Berikut ini silsilah dari Habib Abu Bakar Assegaf Gresik yang terhubung ke Nabi Muhammad SAW:

WAFAT PADA TAHUN 1957

Habib Abu Bakar Assegaf wafat pada malam Senin tanggal 17 Dzulhijah 1367 H atau 15 Juli 1957 dalam usia 91 tahun. Menjelang wafatnya, habib berpuasa selama 15 hari dan sering berkata, “Aku merasa bahagia akan berjumpa dengan Allah SWT.”

Sudah 67 tahun wafat, tapi cerita tentang karomah Habib Abu Bakar Assegaf ini masih jadi cerita khalayak. Apalagi, pada momentum ibadah haji seperti sekarang ini. Sebab, salah satu karomah Habib Abu Bakar Assegaf ini tiba-tiba muncul di jamaah haji kala itu.

Dikisahkan, suatu hari ada tetangga Habib Abu Bakar sedang berangkat Haji dengan menaiki kapal milik Belanda. Namun, sebelum berangkat meminta doa ke Habib Abu Bakar untuk kelancaran ibadah hajinya.

(foto: Radar Gresik)
(foto: Radar Gresik)

Dahulu kala, dalam perjalanan haji itu tidak seperti sekarang dengan naik pesawat. Melainkan naik kapal laut. Bahkan, dulu orang yang berangkat haji juga tak sedikit yang pulang hanya nama saja. Sebab, menempuh perjalanan yang cukup berbahaya dengan melintasi samudra.

Saat dalam perjalanan, kapal yang dinaiki oleh tetangganya tersebut terjadi badai dan ombak besar. Kemudian  kapal  yang  dinaikinya  terombang-ambing.  Seketika  orang Belanda  meminta  orang-orang  untuk  berdoa  pada tuhannya.

Sementara, tetangga Habib Abu Bakar berdoa dan bertawassul pada Habib Abu Bakar. Khusyuknya berdoa, tiba-tiba Habib Abu Bakar muncul dari dalam laut  dengan berpakaian lengkap layaknya beliau sedang berada di majelis.

Kemudian Habib Abu Bakar mengusap  kapal  tersebut. Seketika  ombak  langsung berhenti.  Sepulangnya dari haji, tetangganya langsung menemui Habib Abu Bakar ke rumahnya untuk berterima kasih atas kejadian badai waktu itu.

Akan  tetapi, Habib Abu Bakar justru menyuruh tetangganya untuk pulang seraya berkata, “Diam jangan diberi tahu orang lain, kalau saya sudah wafat baru boleh kau beri tahu orang lain.”

Editor : Halo Jember
#gresik #Habib Abu Bakar Gresik #jawa timur #Haul Habib Abu Bakar Gresik