HALOJEMBER.COM - Kuburan seringkali diasosiasikan dengan suasana yang sunyi dan angker. Tak hanya itu, berbagai mitos tentang kuburan juga masih melekat kuat di kalangan masyarakat dan terus dibicarakan hingga kini.
Menariknya, banyak orang yang masih mempercayai mitos-mitos ini, sehingga tak heran jika aturan-aturan tertentu dalam bersikap di sekitar kuburan tetap dipegang teguh.
Dari sekian banyak mitos yang beredar, terdapat tiga mitos utama yang sering kali diingat dan dipercayai. Apa saja mitos tersebut?
- Larangan Menunjuk Kuburan dengan Jari Telunjuk
Salah satu mitos yang paling dikenal adalah larangan menunjuk kuburan dengan jari telunjuk.
Menurut kepercayaan, tindakan ini dianggap tidak sopan dan bisa mendatangkan malapetaka.
Mitosnya, jika seseorang melanggar aturan ini, jari telunjuknya akan membusuk.
Untuk menghindari hal tersebut, konon si pemilik jari harus segera menghisap jari telunjuknya setelah menunjuk.
- Pantangan Mengambil Tanah Kuburan
Tanah kuburan sering dikaitkan dengan praktik pesugihan atau ilmu hitam. Namun, ada mitos lain yang membuat orang enggan mengambilnya.
Dikatakan bahwa jika seseorang mengambil tanah dari kuburan, hidupnya tidak akan tenang karena arwah pemilik kubur akan terus menghantui hingga tanah tersebut dikembalikan ke tempat asalnya.
- Ritual Membersihkan Diri Setelah Pulang dari Kuburan
Mitos yang satu ini mungkin yang paling sering terdengar. Setelah pulang dari kuburan, diyakini bahwa seseorang wajib membersihkan diri, termasuk mandi dan berganti pakaian.
Mitos ini muncul karena diyakini bahwa para "penghuni" kuburan bisa mengikuti orang tersebut hingga ke rumah.
Jika tidak melakukan ritual ini, orang tersebut bisa mengalami kejadian ganjil seperti tubuh terasa berat atau pegal-pegal tanpa sebab yang jelas.
Meskipun banyak yang menganggapnya sebagai mitos belaka, tak sedikit yang masih mempercayai dan menjalankan aturan-aturan ini sebagai bentuk penghormatan terhadap tempat peristirahatan terakhir.
Apakah Anda juga pernah mendengar atau bahkan mempercayai salah satu dari mitos ini?
Penulis: Sufi Binti Khofifah
Editor : Halo Jember