HALOJEMBER.COM - Keyakinan yang berkembang di kalangan masyarakat Islam Jawa kerap menyimpan cerita-cerita unik yang menarik untuk ditelusuri.
Salah satu tradisi yang masih dipraktikkan adalah menancapkan anak pohon pisang di atas makam seseorang yang baru saja meninggal dunia.
Tradisi ini bukan sekadar mitos belaka, melainkan warisan budaya yang telah dilestarikan sejak jaman nenek moyang.
Tindakan tersebut tidak dilakukan tanpa alasan, melainkan mengandung makna dan tujuan tertentu.
Lalu, apa sebenarnya arti dari penancapan anak pohon pisang di tanah kuburan tersebut?
Berdasarkan informasi dari beberapa sumber, tradisi ini dimaksudkan sebagai tanda yang menandakan bahwa makam tersebut adalah milik seseorang yang belum menikah. Tetapi, mengapa harus anak pohon pisang?
Kehadirannya di atas makam seseorang yang belum menikah dianggap sebagai simbol.
Pohon pisang yang masih muda tersebut menjadi penanda bagi masyarakat sekitar untuk mengetahui status pernikahan orang yang meninggal.
Penanaman anak pohon pisang di kuburan jenazah yang belum menikah diartikan sebagai simbol bahwa pohon pisang hanya berbuah sekali.
Hal ini menggambarkan bahwa seorang perjaka atau perawan yang meninggal belum pernah memiliki keturunan. Hidup mereka dianggap sekali saja di dunia ini, dan tidak tergantikan.
Penanaman pohon pisang ini, menunjukkan bahwa jenazah tersebut masih perjaka atau perawan, karena belum memiliki keturunan dan hidupnya di dunia ini hanya sekali, mirip seperti pohon pisang yang hanya berbuah satu kali.
Lebih jauh, ada pendapat lain yang mengatakan bahwa penanaman pohon pisang ini juga berfungsi sebagai pengingat bagi yang masih hidup.
Tradisi ini mengajarkan bahwa kematian tidak memandang usia, siapa pun bisa dipanggil kapan saja meskipun masih muda.
Dengan demikian, setiap individu diharapkan mulai mempersiapkan diri dan memperbaiki kualitas hidup sebelum akhirnya dipanggil oleh Sang Pencipta.
Alasan lain yaitu sebagai tradisi turun-termurun yang sudah dilakukan sejak zaman nenek moyang dan merupakan bagian dari tradisi yang telah dipertahankan hingga saat ini.
Pohon pisang yang ditanam biasanya masih kecil dan belum berbuah, menunjukkan bahwa pohon tersebut masih dalam tahap awal dan simbolisasi status perawan atau perjaka yang meninggal.
Penulis: Sufi Binti Khofifah
Editor : Halo Jember