Edufun Fact Ekonomi dan Bisnis Fashion Halotech Health Hukum dan Kriminal Info Loker Infotainment Jtizen Lifestyle Movie Musik News Opini Otomotif Pemerintahan Plesir & Kuliner Politik Puisi Seni & Budaya Sport Suwar Suwir

Mengungkap Fakta Dibalik Kesaktian Keris Pusaka Jawa

Halo Jember • Jumat, 14 Februari 2025 | 16:00 WIB

 

 

Photo
Photo

HALOJEMBER - Keris menjadi simbol benda pusaka masyarakat Jawa yang diyakini memiliki arti tertentu. Diketahui bentuk dan hiasan keris mewakili sifat dan tujuan pemiliknya.

Fungsi keris yang awalnya hanya sebatas senjata tajam, saat ini justru dilestarikan sebagai identitas budaya nusantara serta benda keramat bagi sebagian orang.

Baca Juga: Tidak hanya Manis, Ini Manfaat Buah Rambutan dan Efeknya Jika Dikonsumsi Berlebihan

Masyarakat Jawa percaya bahwa sebagian keris memiliki “pemilik” tak kasat mata di dalamnya. Hal ini diperkuat dengan adanya keris yang mampu terbang atau berdiri tegak dengan ujungnya.

Misteri keris dengan kekuatan mistis ini juga diperkaya dengan cerita rakyat tentang eksistensi keris pada zaman kerajaan, terutama pada zaman Kerajaan Mataram Hindu.

Cara baru baca koran! Lebih Praktis dengan koran digital dan e-paper
Cara baru baca koran! Lebih Praktis dengan koran digital dan e-paper

Misalnya, cerita kutukan keris Mpu Gandring yang dipercaya meminta korban nyawa tujuh turunan dari Ken Arok. Keris Pusaka Setan Kober yang dipercaya membawa malapetaka bagi Arya Penangsang.

Karena terlalu berbahaya untuk pemiliknya, keris ini kemudian dimusnahkan karena telah banyak membunuh orang-orang penting pada masa lalu dan dikhawatirkan akan terjadi secara terus menerus, dan berbagai cerita kesaktian keris lainnya.

Baca Juga: Kepulauan Tanimbar Tempat Awal Kehidupan Manusia Purba 42.000 Tahun yang Lalu

Legenda kesaktian keris ini membuat masyarakat percaya sebagai benda keramat yang memiliki kekuatan mistis yang didasarkan pada kepercayaan budaya dan tradisi leluhur.

Kesaktian keris juga dipercaya berasal dari proses pembuatan keris yang disertai dengan serangkaian ritual dan doa, yang dipercaya dapat mengilhami keris dengan kekuatan magis.

Baca Juga: Watu Ulo Dibalik Keindahan Menyimpan Kisah Kelam Bagi Yang Putus Asa

Ritual, doa serta mantra yang diucapkan sang Empu selama proses pembuatan keris inilah yang menumbuhkan bibit kekeramatan keris tersebut. Semakin sakti sang Empu dipercaya akan semakin kuat energi yang ada pada keris.

Kendati demikian, keris yang diwariskan dari leluhur dianggap memiliki kesaktian yang lebih kuat karena energi di dalamnya mampu bertahan dari generasi ke generasi.

Perawatan dan penghormatan dinilai sangat mempengaruhi energi atau kesaktian keris. Keris dengan kesaktian tertentu memerlukan perawatan khusus agar kekuatannya tetap aktif.

Salah satunya adalah melalui ritual jamasan atau pembersihan keris dengan ramuan khusus. Pemilik keris juga biasanya melakukan mediasi atau doa untuk "berkomunikasi" dengan kekuatan gaib keris tersebut.

Kesaktian keris diyakini akan semakin kuat jika pemiliknya mampu menjaga hubungan batin dengan pusaka tersebut.

Kesaktian keris juga dipercaya masyarakat ketika keris tersebut dapat berdiri tegak dengan ujungnya dan diyakini ada benda gaib di dalamnya.

Hal ini ternyata berkat keterampilan para Empu yang berhasil menyeimbangkan beban keris dengan bahan dan detail desain arsitekturnya.

Kondisi keris yang berdiri tegak terjadi karena paduan keseimbangan antara bahan yang digunakannya yakni tiga unsur besi.

Rahasia lainnya terletak pada ujung keris yang berbentuk runcing seperti bunga cengkeh. Ujung tersebutlah yang membantu menyeimbangkan keris. Meski begitu dibutuhkan konsentrasi dan pengetahuan untuk mendirikan keris agar berdiri tegak.

 

Penulis : Faydhatul B M

Editor : Halo Jember
#Pusaka Jawa #keris