Halo Jember - Meski hidup di zaman serba digital dan rasional, sebagian masyarakat masih mempercayai adanya praktik ilmu hitam seperti santet.
Bagi banyak orang, hal ini mungkin terdengar kuno bahkan mengada-ada.
Namun bagi sebagian lainnya, perubahan drastis dalam perilaku atau kesehatan yang tak dapat dijelaskan secara medis sering kali dianggap sebagai tanda adanya gangguan gaib.
Santet biasanya dikaitkan dengan niat jahat untuk mencelakai secara fisik atau mental seseorang.
Santet dipercaya memanfaatkan media energi metafisik untuk memengaruhi seseorang dari jarak jauh.
Lantas, bagaimana cara mengenali gejalanya?
Ciri-Ciri Orang Terkena Santet
Beberapa gejala yang sering dikaitkan dengan santet antara lain:
- Sakit berkepanjangan tanpa sebab medis yang jelas
Salah satu tanda paling mencolok adalah tubuh yang tiba-tiba terasa lemas, sakit yang berpindah-pindah, atau kondisi kesehatan yang memburuk tanpa sebab masuk akal.
Pemeriksaan medis pun kerap tidak dapat menemukan akar permasalahan dan melenceng dari diagnosa aslinya.
- Tidur terganggu dan sering mimpi buruk
Seseorang yang merasa disantet biasanya aktivitas tidurnya terganggu.
Sering merasa dicekik saat tidur, bermimpi bertemu makhluk gaib yang menyeramkan, atau merasakan kehadiran sosok tak kasat mata.
- Emosi tak stabil tanpa alasan
Dari luar, seseorang terlihat pendiam dan kehilangan rasa semangat.
Tapi di dalam dirinya, ada gejolak yang sulit dikendalikan seperti rasa cemas, mudah marah, atau tiba-tiba menangis tanpa alasan yang jelas.
- Menemukan benda mencurigakan
Tidak sedikit korban santet menemukan benda-benda ganjil seperti paku, rambut, atau jarum tertanam dalam bantal, kasur, bahkan dalam makanan.
Ini dipercaya sebagai media perantara santet yang dikirimkan oleh sang pelaku.
- Lingkungan Tak Nyaman
Rumah yang tiba-tiba terasa lebih gelap, pengap, atau penuh energi negatif bisa menandakan ada gangguan dari luar.
Hewan peliharaan pun biasanya lebih sensitif, misalnya kucing atau anjing yang sering menggonggong tanpa sebab.
Maka, apa pun keyakinan soal santet, tidak bisa dimungkiri bahwa tubuh dan pikiran yang sehat adalah benteng terbaik dari segala bentuk gangguan baik medis maupun nonmedis.
Maka, pahamilah diri, jagalah diri, dan tingkatkan spriritualitas diimbangi dengan aktivitas fisik yang sehat.*
Penulis: MG25 Vikriansyah Noerdya
Editor : Sidkin