HALO JEMBER - Susuk sudah lama dikenal sebagai praktik mistis yang konon dapat meningkatkan daya tarik seseorang secara instan.
Di Indonesia, susuk sering dikaitkan dengan kecantikan, pesona, dan kemudahan dalam urusan asmara maupun karier.
Benda ini umumnya berupa logam kecil seperti emas, perak, atau berlian yang "ditanam" secara spiritual ke dalam tubuh oleh seorang praktisi supranatural atau dukun.
Konon, orang yang memakai susuk akan terlihat lebih memikat di mata orang lain, memiliki aura kuat, dan cenderung lebih mudah mendapatkan simpati atau perhatian.
Susuk bisa dipasang di berbagai bagian tubuh, tergantung tujuan penggunaannya, misalnya di wajah untuk pesona, di tangan untuk keberuntungan, atau di lidah untuk kelancaran berbicara.
Namun di balik popularitasnya, susuk juga menyimpan kontroversi.
Dalam banyak kepercayaan, termasuk Islam, susuk dianggap bertentangan dengan nilai spiritual karena melibatkan campur tangan jin atau makhluk halus.
Banyak ulama menyatakan bahwa susuk termasuk dalam praktik sihir yang dilarang.
Tak hanya itu, banyak cerita beredar bahwa pemakai susuk bisa mengalami efek samping spiritual seperti gangguan jiwa, susah meninggal, atau hidup penuh ketakutan jika tidak mengikuti aturan tertentu.
Meski demikian, susuk masih digemari di kalangan selebritas, pedagang, hingga masyarakat umum yang percaya pada kekuatan spiritual.
Fenomena ini menunjukkan bahwa pencarian akan pesona dan daya tarik sering kali membawa orang menyusuri jalur mistis, meski dengan risiko yang tidak kecil.
Baca Juga: ‘Cinta Ditolak Dukun Bertindak’. Ini Lima Nama Pelet atau Mantra Pengasihan untuk Percintaan
Jadi, apakah susuk benar-benar mampu memberikan pengaruh nyata?
Ataukah itu hanya sugesti dari kepercayaan yang tertanam dalam budaya?
Yang pasti, keberadaannya tetap menjadi bagian menarik dari warisan mistis di Indonesia.
Penulis: MG25 Ailatul Miza Zulfa