HALO JEMBER-November 2025 tampaknya menjadi bulan yang sangat menarik untuk pecinta film horor Indonesia, dengan lima judul yang berbeda gaya namun semua membawa elemen mistis, budaya lokal, dan tantangan moral. Dari teror penjaga gunung Kuncen, hingga ritual jual beli dengan makhluk gaib Pesugihan Sate Gagak, dan reinterpretasi legenda rakyat Legenda Kelam Malin Kundang, pilihan tontonan cukup variatif.
1. Kuncen
Tayang: 6 November 2025
Sutradara: Jose Poernomo
Sinopsis: Film ini berlatar di Gunung Merbabu, Jawa Tengah. Seorang gadis SMA, Awindya (Azela Putri), bersama dua temannya nekat mendaki gunung untuk mencari pacarnya yang hilang.
Namun mereka mendapati bahwa kuncen (penjaga spiritual) gunung itu telah meninggal akibat ilmu hitam. Mereka lalu bergabung dengan dua orang lain yang juga kehilangan, untuk menemukan siapa kuncen baru agar teror makhluk gaib bisa dihentikan.
Film mengangkat kearifan lokal dan mitos penjaga gunung. Visual alam dan suasana gunung kabut menjadi kekuatan utama bagi nuansa horor. Untuk penonton di Surabaya/ Pulau Jawa, gunung Merbabu mungkin terasa “dekat” secara budaya sehingga bisa menambah rasa ngeri.
2. Sosok Ketiga: Lintrik
Tayang: 6 November 2025
Sutradara: Fajar Nugros
Sinopsis: Rumah tangga pasangan yang baru menikah selama enam bulan mulai dihantui oleh teror ketika suami Aryo (Wafda Saifan) menjalin hubungan gelap dengan wanita kaya Naura (Aulia Sarah) yang menggunakan ilmu pelet bernama “Lintrik”.
Teror tersebut menyeret Andin (Adinda Thomas) ke dalam pusaran ilmu gaib yang mengancam keharmonisan keluarganya.
Tema “orang ketiga” dan perselingkuhan mendapatkan kemasan horor supranatural jadi bukan sekadar drama rumah tangga. Cocok bagi penonton yang suka cerita rumah tangga dan horor, bukan hanya jump-scare gunung atau makhluk gaib.
Baca Juga: TANDA AKHIR ZAMAN! Anak Menghabisi Nyawa Ibu Kandungnya Sendiri di Jember, Berikut Kronologinya.
3. Pesugihan Sate Gagak
Tayang: 13 November 2025
Sutradara: Etienne Caesar dan Dono Pradana
Sinopsis: Tiga sahabat, Anto (Ardit Erwandha), Dimas (Yono Bakrie) dan Indra (Benidictus Siregar) menghadapi krisis ekonomi: Anto harus menikahi pacarnya dengan mahar Rp150 juta dalam sebulan, Dimas sebagai konten kreator horor belum sukses, dan Indra terlilit utang pinjol. Mereka menemukan buku mantra kuno milik kakek Indra yang menyebut ritual “sate gagak” kepada makhluk gaib demi kekayaan instan.
Usaha awalnya sukses: makhluk-gaib datang membayar mahal untuk sate gagak. Namun keuntungan itu berubah menjadi bencana ketika makhluk gaib semakin menuntut dan teror tak bisa dihindari.
Baca Juga: Film Keadilan: The Verdict Kolaborasi Sutradara Korea-Indonesia Siap Guncang Bioskop 20 November
Bergenre horor komedi, kombinasi yang makin populer di Indonesia. Kritik sosial terselubung tentang jalan pintas kekayaan dan konsekuensi mistisnya. Bagi Anda yang ingin tontonan ringan tapi tetap seram, film ini bisa pilihan yang menarik.
4. Danyang Wingit Jumat Kliwon
Tayang: 20 November 2025
Sutradara: Agus Riyanto
Sinopsis: Film ini mengikuti kisah seorang dalang wayang kulit legendaris, Ki Mangun Suroto (Whani Darmawan), yang terobsesi menguasai ilmu hitam dan menciptakan wayang kulit dari kulit manusia sebagai karya pamungkas.
Setiap wayang membutuhkan tumbal, dan roh tumbal terperangkap dalam wayang-yang hidup tersebut. Di masa kini, sinden muda Citra (Celine Evangelista) direkrut untuk pertunjukan di desa terpencil. Ia menyadari kejanggalan ritual serta keberadaan wayang hidup yang menatap penonton.
Mengangkat elemen budaya wayang kulit dan ritual mistis Jawa menjadikannya horor dengan nuansa adat yang kuat.
Nama Celine Evangelista menarik perhatian karena ini salah satu perannya sebelum berhijab ada kontroversi kecil di publik. Untuk penonton yang tertarik horor dengan latar tradisi dan ritual, film ini sebaiknya dimasukkan daftar “wajib nonton”.
Baca Juga: Film “Sore Istri dari Masa Depan” Resmi Jadi Wakili Indonesia di Ajang Oscar 2026
5. Legenda Kelam Malin Kundang
Tayang: 27 November 2025
Sutradara: Kevin Rahardjo dan Rafki Hidayat
Sinopsis: Film ini merupakan reinterpretasi modern dari legenda rakyat Malin Kundang. Tokoh utama Alif, seorang seniman lukisan mikro yang baru pulih dari kecelakaan dan kehilangan sebagian memorinya.
Ketika ibunya datang berkunjung, Alif merasa asing terhadap sosok tersebut. Ia mulai mencurigai bahwa wanita ini mungkin bukan ibunya kandung, melainkan seseorang dengan agenda tersembunyi. Konflik batin, lupa asal-usul, dan trauma menjadi tema utama film ini.
Baca Juga: Ternyata ini Alasan Aktor Dian Sastrowardyo Menolak Main Film Horor
Bergenre horoh folklor. Tidak sekadar menceritakan legenda menjadi batu, film ini mengeksplorasi aspek psikologis dan trauma dari kisah durhaka & pengabaian.
Bila Anda suka horor alam dan mitos gunung, Kuncen bisa menjadi jawabannya. Bila Anda suka drama rumah tangga, tapi horor supernatural pilihlah Sosok Ketiga: Lintrik. Jika Anda ingin menonton horor komedi ringan tapi tetap menyeramkan tentu bisa memilih Pesugihan Sate Gagak.
Kalau Anda suka horor dengan latar budaya tradisional Danyang Wingit Jumat Kliwon menjadi pilihat yang tepat. Apabila Anda tertarik horor dengan legenda rakyat ada Legenda Kelam Malin Kundang.
Penulis: Inas Masyura
Editor : Dwi Siswanto