Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement

Dalam Sehari, 2 Rumah Warga Jember Mendadak Ambruk

Sidkin
Penulis: Sidkin❯
Dalam Sehari, 2 Rumah Warga Jember Mendadak Ambruk
Dalam Sehari, 2 Rumah Warga Jember Mendadak Ambruk

JEMBER, Halojember.jawapos.com - Dalam kurun waktu sehari, dua rumah warga di Jember mendadak ambruk.


Advertisement

Peristiwa pertama terjadi di Lingkungan Krajan, Kelurahan/Kecamatan Patrang, ketika atap rumah semi permanen milik seorang warga tiba-tiba patah dan langsung membuat bangunan ambruk.

Kejadian lain menyusul di Dusun Sariagung, Desa Sarimulyo, Kecamatan Jombang, setelah hujan disertai angin meruntuhkan bagian dapur salah satu rumah warga.

Meski tidak ada korban jiwa, kedua insiden ini membuat penghuni syok dan terpaksa kehilangan hunian sementara.

Advertisement

Kepala Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Jember, Indra Tri Purnomo, menyampaikan, tim langsung dikerahkan begitu laporan diterima.

Ia menjelaskan bahwa respons cepat penting dilakukan untuk memastikan keselamatan warga serta memetakan tingkat kerusakan.

Menurutnya, rumah semi permanen yang sudah tua memang lebih rentan ambruk ketika diterjang hujan dan angin kencang.

Advertisement

BPBD bersama pihak terkait kemudian berkoordinasi menyalurkan logistik dasar kepada para penyintas.

“Kami pastikan respons cepat dilakukan agar kebutuhan darurat warga terpenuhi dan situasi segera tertangani,” ujarnya.

Indra mengungkapkan bahwa kejadian di Patrang berlangsung sekitar pukul 11.30, Senin (8/12), saat pemilik rumah, Supiyatun, mendengar suara patahan dari arah atap.

Ia segera keluar rumah hanya beberapa detik sebelum struktur atap berukuran sekitar 7 x 7 meter itu runtuh dan menimpa ruang tengah.

Ketika tim Pusdalops BPBD Jember tiba, rumah sudah dipenuhi puing dan pemilik telah mengungsi ke rumah tetangga.

BPBD kemudian menyalurkan bantuan darurat berupa paket sembako, terpal, selimut, matras, paket sandang, serta peralatan memasak dan makan.

Tim Pengkajian Kebutuhan Pascabencana (Jitupasna) juga melakukan asesmen kerugian sebagai bagian dari proses rehabilitasi.

Indra mengapresiasi warga sekitar yang cepat bergotong-royong membersihkan reruntuhan sehingga penanganan awal dapat berjalan lebih cepat.

Ia menilai kerja bakti serta koordinasi dengan RT/RW dan perangkat kelurahan memperlancar penyaluran bantuan dan mengurangi potensi risiko tambahan.

Untuk kejadian di Sarimulyo, Indra menjelaskan bahwa peristiwa terjadi Senin pagi sekitar pukul 08.00 ketika hujan deras disertai angin mengguyur kawasan tersebut.

Dapur rumah milik Midah yang sudah lapuk tak mampu menahan terpaan angin hingga akhirnya runtuh.

Meski masuk kategori rusak ringan, atap ruang tengah disebut berpotensi ikut ambruk jika tidak segera diperbaiki.

“Kami juga menyalurkan paket sembako, matras, selimut, paket kebersihan, serta peralatan makan dan masak. Selain itu, terpal juga diserahkan untuk menutup bagian yang terbuka,” jelasnya.

Indra mengingatkan masyarakat agar lebih waspada dan rutin mengecek kondisi rumah, terutama saat memasuki musim hujan.

Ia menegaskan pentingnya pelaporan dini agar BPBD dan unsur terkait bisa segera melakukan tindakan.

“Kami meminta warga berhati-hati terhadap cuaca ekstrem dan segera melapor bila menemukan tanda-tanda kerusakan pada atap atau struktur rumah,” imbaunya.

Advertisement

Artikel Terkait

Longsor di Darungan Jember Ancam Empat Rumah, Hunian Holili Paling Berisiko

Longsor di Darungan Jember Ancam Empat Rumah, Hunian Holili Paling Berisiko

Empat rumah warga di Dusun Krajan, Desa Darungan, Kecamatan Tanggul, terancam terdampak longsor. Rumah milik Holili jadi yang paling berisiko karena jaraknya hanya sekitar lima meter dari longsoran.

Mahmud Sahudi Korban KM Virgo Transport 8 Dimakamkan di Jember

Mahmud Sahudi Korban KM Virgo Transport 8 Dimakamkan di Jember

Satu jenazah yang berhasil diidentifikasi merupakan Mahmud Sahudi, warga Sumberejo Ambulu Jember. Ia adalah penumpang KM Virgo Transport 8 yang alami kecelakaan dan tenggelam.

Advertisement

Berita Terkini

Advertisement
Advertisement

Populer