Bersiap Hadapi Ancaman Cuaca Ekstrem! Polres Jember Siagakan Pasukan Gabungan


Halo Jember – Ancaman bencana hidrometeorologi mulai menjadi perhatian memasuki periode cuaca ekstrem.
Potensi banjir, tanah longsor, hingga angin kencang perlu diantisipasi sejak dini, kesiapan personel dan kecepatan penanganan menjadi kunci untuk menekan risiko korban maupun kerugian yang ditimbulkan.
Wakapolres Jember Kompol A. Effan Sulaiman mengatakan, kesiapsiagaan seluruh unsur menjadi langkah penting dalam menghadapi potensi bencana.
Hal itu disampaikan saat memimpin Apel Gelar Pasukan Kesiapsiagaan Penanggulangan Bencana Hidrometeorologi Tahun 2026 di Alun-Alun Jember, Kamis (5/11).
Apel tersebut melibatkan personel TNI-Polri, Satpol PP, BPBD, Senkom, serta sejumlah instansi terkait.
Dalam amanat Kapolda Jawa Timur Irjen Pol Dekananto Eko Purwono yang dibacakan dalam apel tersebut, Jawa Timur disebut sebagai salah satu wilayah dengan tingkat kerawanan bencana alam yang tinggi.
Sepanjang 2026, tercatat 672 kejadian bencana di berbagai daerah.
Dampaknya, 28 orang meninggal dunia dan 55 lainnya mengalami luka-luka. Kerugian material akibat rangkaian bencana tersebut ditaksir mencapai Rp 7,552 miliar.
Angka itu menjadi gambaran besarnya dampak yang ditimbulkan bencana alam.
Terlebih, berdasarkan prediksi Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG), potensi anomali cuaca ekstrem masih mengintai sejumlah wilayah di Indonesia, termasuk Jawa Timur.



