SUMBERSARI, Halo Jember - Bupati Jember Muhammad Fawait memastikan dukungannya terhadap penyelenggaraan pendidikan di pondok pesantren di Jember agar lebih memadai.
Apalagi pesantren menjadi lembaga pendidikan yang tidak sekedar mengajarkan ilmu tapi juga akhlak.
Dalam kesempatan rapat paripurna di DPRD Jember (23/6), Gus Fawait, sapaan akrab Bupati Jember, menjanjikan bantuan pendanaan untuk pesantren lebih besar dibandingkan tahun-tahun sebelumnya hingga Rp 20 juta.
"Tentu itu harus dimasukkan dalam RPJMD, tapi yakinlah saya ini orang pesantren, tidak mungkin perhatian terhadap pesantren itu tidak menjadi prioritas kami," tegas dia, saat ditemui seusai rapat paripurna.
Gus Fawait menilai, pembahasan Raperda Pancasila dan Wawasan Kebangsaan serta Raperda Penyelenggaraan Pendidikan yang sedang berlangsung di DPRD, selaras dengan visi misinya untuk memajukan pendidikan Jember.
Apalagi di Jember, kata dia, jumlah pesantrennya cukup besar, mencapai sekitar 740 lebih lembaga.
Terlebih, Pemkab Jember telah memiliki Perda tentang fasilitasi pesantren yang disahkan 2024 lalu dan tinggal menunggu peraturan turunannya.
"Pesantren ataupun non pesantren tetap kami prioritaskan. Beasiswa santri kami prioritaskan, non santri juga kami prioritaskan, dan harus mendapatkan hak yang sama. Jadi itu semua sudah menjadi komitmen kami," tambah Gus Fawait. (mau/dwi)
Editor : Sidkin