Edufun Fact Ekonomi dan Bisnis Fashion Halotech Health Hukum dan Kriminal Info Loker Infotainment Jtizen Lifestyle Movie Musik News Opini Otomotif Pemerintahan Plesir & Kuliner Politik Puisi Seni & Budaya Sport Suwar Suwir

Bus Sempat Tak Kuat Nanjak di Bromo, Laka Maut Menimpa Karyawan RSBS Jember

Dwi Siswanto • Senin, 15 September 2025 | 17:00 WIB

Jenazah dan Korban Kecelakaan Bus Rombongan RS Bina Sehat di Jalur Wisata Bromo Probolinggo Dipulangkan ke Jember
Jenazah dan Korban Kecelakaan Bus Rombongan RS Bina Sehat di Jalur Wisata Bromo Probolinggo Dipulangkan ke Jember

HALO JEMBER - Suasana bahagia rombongan karyawan dan keluarga besar Rumah Sakit Bina Sehat (RSBS) Jember berubah menjadi duka usai bus yang mereka tumpangi mengalami kecelakaan dalam perjalanan pulang dari wisata di Gunung Bromo.

Bus pariwisata bernomor lambung INDS 88 itu terguling di kawasan Sukapura, Probolinggo, pada Minggu (14/9) siang.

Bus membawa total 57 orang, terdiri dari 53 penumpang dan 4 kru, termasuk sopir.

Baca Juga: 23 Ambulans Dikerahkan, Jenazah dan Korban Kecelakaan Bus Rombongan RS Bina Sehat di Jalur Wisata Bromo Probolinggo Dipulangkan ke Jember

Rombongan baru saja menyelesaikan wisata ke Lautan Pasir Gunung Bromo dan hendak menuju tempat makan siang di Probolinggo.

Salah satu penumpang yang selamat, Hilman Tour Leader mengaku, syok berat atas kejadian ini. Menurutnya, tidak ada tanda-tanda awal yang mencurigakan.

“Semua kaget. Enggak ada tanda-tanda apa-apa sebelumnya,” ujarnya.

Namun, jika ditelusuri lebih jauh, ia mengingat sempat terjadi kendala saat bus menanjak di jalur terakhir kawasan Bromo.

“Sempat enggak kuat nanjak. Bisa jadi sopir telat menurunkan perseneling,” jelasnya.

Bus sempat ditahan dengan rem tangan oleh sopir, dan beberapa penumpang yang duduk di bagian belakang mencium aroma hangus.

Baca Juga: Dari 8 Korban, 7 Jenazah Disalatkan di Lapangan Parkir RS Bina Sehat Jember, Keluarga dan Karyawan Ikut Salat Jenazah

“Bau-bau gitu, orang-orang yang di belakang bilang. Tapi menurut saya masih wajar,” ungkapnya.

Meski begitu, wisata tetap berjalan lancar. Seluruh penumpang dijemput oleh Jeep di parkiran bus dan menikmati pemandangan khas Bromo.

Setelah selesai, mereka kembali ke bus untuk melanjutkan perjalanan.

“Semua tampak baik-baik saja. Sopir dan kru juga sempat tidur waktu kita naik Jeep,” jelas Hilman.

Namun, di tengah perjalanan turun dari Bromo, sekitar kawasan Sukapura, insiden terjadi.

Beberapa menit sebelum kejadian, terdengar suara keras dari bagian bawah bus.

Ada bunyi ‘jeduk’,” kata Hilman.

Baca Juga: Kenali Tanda Kematian Sejak 100 Hari Hingga Sehari Sebelum Ajal

Tak berselang lama, bus oleng dan kehilangan kendali. Salah satu roda depan jatuh ke dalam got bdi sisi jalan.

Saat kecelakaan terjadi, Hilman mengaku, tidak langsung merasakan sakit.

“Baru setelahnya terasa nyeri di kaki dan dada,” tambahnya.

Pihak kepolisian dari Polsek Sukapura juga telah memeriksa sopir dan kru bus untuk penyelidikan lebih lanjut.

Dugaan awal mengarah pada kegagalan sistem pengereman atau kelalaian teknis lainnya. Namun, penyelidikan masih terus berlanjut.

Baca Juga: Mitos Daun Telinga Layu Jadi Tanda Kematian
“Saya dan beberapa penumpang juga sempat dimintai keterangan di Polsek Sukapura,” ujar Hilman.

Editor : Dwi Siswanto
#bus #jember #RSBS #bromo #kecelakaan