Edufun Fact Ekonomi dan Bisnis Fashion Halotech Health Hukum dan Kriminal Info Loker Infotainment Jtizen Lifestyle Movie Musik News Opini Otomotif Pemerintahan Plesir & Kuliner Politik Puisi Seni & Budaya Sport Suwar Suwir

Luapan Sungai Rendam Ribuan Rumah di Jember, Banjir Terparah Terjadi di Perkotaan dan Sekitar Sungai Bedadung

Sidkin • Selasa, 16 Desember 2025 | 12:30 WIB
Banjir merendam permukiman warga di sekitar DAS Sungai Bedadung, Jember seperti di dekat Gladak Kembar Sumbersari.
Banjir merendam permukiman warga di sekitar DAS Sungai Bedadung, Jember seperti di dekat Gladak Kembar Sumbersari.

 

JEMBERHalojember.jawapos.com - Banjir menjadi bencana paling dominan dalam cuaca ekstrem yang melanda Kabupaten Jember, Provinsi Jawa Timur, Senin (15/12/2025).

Luapan sungai menyebabkan genangan luas di kawasan permukiman padat penduduk.

Data BPBD Jember mencatat, banjir terjadi di sedikitnya 20 lokasi berbeda.

Kecamatan Kaliwates dan Sumbersari menjadi wilayah dengan dampak terluas.

Baca Juga: Jember Dikepung Bencana: Banjir, Tanah Longsor hingga Angin Kencang Terjadi, Ini Kondisi dan Lokasinya

Di Kampung Ledok, Jember Kidul, ketinggian air sempat mencapai 120 sentimeter.

Sebanyak 26 rumah di lokasi tersebut terendam dengan warga lansia, balita, dan ibu hamil ikut terdampak.

Di Kelurahan Kepatihan, banjir merendam lebih dari 180 rumah di berbagai RT dan RW.

Satu rumah dilaporkan mengalami kerusakan ringan akibat dinding jebol.

Baca Juga: 6 Sungai di Jember Alami Kenaikan Debit, Air Meluap dan Picu Banjir Genangi Permukiman Warga

Sementara di Perumahan Villa Indah Tegal Besar, 40 kepala keluarga atau sekitar 200 jiwa terdampak.

BPBD Jember mendirikan tiga tenda pengungsian sementara di lokasi tersebut.

Banjir juga melanda Gladak Kembar, Jalan Melon, Jalan Bengawan Solo, hingga Perum Puri Antirogo.

Sedangkan di Desa Nogosari, Kecamatan Rambipuji, banjir berdampak paling besar dengan total 429 kepala keluarga terdampak.

Secara keseluruhan, luapan Sungai Bedadung berdampak pada 1.271 kepala keluarga.

Data BPBD juga mencatat terdapat 16 lansia, 10 balita, dan satu ibu hamil di antara warga terdampak.

Baca Juga: Jember Dikepung Bencana, Banjir dan Longsor Meluas, 9 Kecamatan Terdampak

Kepala BPBD Jember Indra Tri Purnomo mengatakan banjir terjadi akibat debit sungai meningkat cepat.

“Luapan sungai terjadi karena intensitas hujan tinggi dan berlangsung cukup lama,” ujarnya.

Ia menegaskan proses pendataan masih terus dilakukan karena laporan warga terus bertambah.

“Jumlah terdampak masih bisa bertambah seiring asesmen di lapangan,” imbuhnya.

 

Editor : Sidkin
#banjir Jember #jember #banjir terparah #luapan sungai #Sungai Bedadung #bencana hari ini #banjir #Bencana Jember