Edufun Fact Ekonomi dan Bisnis Fashion Halotech Health Hukum dan Kriminal Info Loker Infotainment Jtizen Lifestyle Movie Musik News Opini Otomotif Pemerintahan Plesir & Kuliner Politik Puisi Seni & Budaya Sport Suwar Suwir

Jembatan Gantung Jubung Jember Putus Lagi, Warga Terpaksa Memutar Jauh

Sidkin • Jumat, 13 Februari 2026 | 10:15 WIB
Kondisi jembatan di Jubung Jember yang terputus. Meski baru sebulan diperbaiki, jembatan ini kembali tak bisa dilalui warga.
Kondisi jembatan di Jubung Jember yang terputus. Meski baru sebulan diperbaiki, jembatan ini kembali tak bisa dilalui warga.

JEMBER, Halojember - Harapan warga Dusun Darungan Selatan dan Darungan Utara, Desa Jubung, Kecamatan Sukorambi, Kabupaten Jember, Jawa Timur, untuk kembali menikmati akses jembatan gantung harus pupus.

Jembatan sepanjang 105 meter dengan lebar 1,5 meter itu kembali putus total setelah diterjang banjir pada Kamis malam (12/2/2026).

Padahal, jembatan yang diresmikan pada 2005 tersebut baru satu bulan lalu selesai diperbaiki secara swadaya oleh warga setempat.

Kini, akses penghubung yang menjadi jalur alternatif utama itu tak lagi bisa dilalui.

Dampaknya langsung dirasakan masyarakat yang setiap hari melintas untuk bekerja maupun mengantar anak ke sekolah.

Koordinator Wong Ajung Peduli, Akbharul Khoir, mengatakan putusnya kembali jembatan tersebut membuat warga harus memutar lebih jauh.

“Dengan putusnya kembali jembatan yang baru diperbaiki dengan dana swadaya itu warga terpaksa harus memutar lebih jauh lagi,” ujarnya.

Menurutnya, banyak warga yang bekerja di kawasan Griya Mangli Indah serta siswa yang bersekolah di SDN Jubung 01 dan SMKN 5 Jember, kini harus menempuh rute alternatif yang lebih panjang.

“Kasihan warga yang kerja di Griya Mangli Indah (GMI), ngantar anaknya sekolah dan siswa yang sekolah di SMKN 5 Jember sekarang harus memutar lebih jauh lagi,” katanya.

Ia menjelaskan, debit air Sungai Bedadung saat banjir kali ini jauh lebih besar dibandingkan sebelumnya.

“Air Sungai Bedadung memang lebih besar sekarang dibanding banjir pada Senin (15/12/2025) lalu. Air sungai hingga melewati di atas jembatan dan naik di jalan paving menuju jembatan,” jelasnya.

Kerusakan kali ini pun dinilai lebih parah. Jika sebelumnya hanya penyangga sisi selatan yang terdampak, kini penyangga di sisi selatan dan utara ikut roboh.

“Insya Allah untuk perbaikan kembali akan dilakukan setelah Hari Raya nanti. Karena putusnya jembatan ini lebih parah sekarang," katanya.

Meski demikian, semangat gotong royong warga disebut tetap terjaga.*

Editor : Sidkin
#jembatan gantung putus #jember #harapan #Pupus #Sungai Bedadung #jembatan gantung