Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement

Dirjen PHU Kemenag Hilman Latief: Hati-Hati Penipuan Haji!

Sidkin
Penulis: Sidkin❯
WANTI_WANTI: Direktur PHU Kemenag RI Hilman Latief saat memberikan sambutan pelepasan jemaah haji di Jakarta, Kamis malam (1/5/2025). (Foto: Kemenag RI)
WANTI_WANTI: Direktur PHU Kemenag RI Hilman Latief saat memberikan sambutan pelepasan jemaah haji di Jakarta, Kamis malam (1/5/2025). (Foto: Kemenag RI)

JAKARTA, Halo Jember – Direktur Jenderal Penyelenggaraan Haji dan Umrah (Dirjen PHU) Kementerian Agama (Kemanag) Hilman Latief mewanti-wanti seluruh jemaah haji Indonesia agar tidak tertipu tawaran tak jelas selama ibadah haji.


Advertisement

Hal itu dia sampaikan saat pemberangkatan kelompok terbang (kloter) pertama jemaah haji Indonesia asal Jakarta, Kamis (1/5/2025).

Seremonial keberangkatan jemaah itu digelar di Aula Gedung Serba Guna (SG) 1 dan dihadiri oleh Menteri Agama Nasaruddin Umar, Wakil Ketua DPR RI Cucun Ahmad Syamsurijal, Menteri Kesehatan Budi Gunadi Sadikin, dan Menteri Perhubungan Dudy Purwagandhi.

Selain itu, pelepasan itu juga dihadiri Kepala BPKH Fadhlul Imansyah, perwakilan Badan Penyelenggara Haji (BPH), serta Deputi Bidang Koordinasi Penguatan Karakter dan Jati Diri Bangsa Kemenko PMK Warsito.

Advertisement

Pada pemberangkatan perdana ibadah Haji tahun 2025 ini, sebanyak 393 jemaah yang tergabung dalam kloter pertama Embarkasi Jakarta-Pondok Gede (JKG-01) itu diberangkatkan dari Asrama Haji Pondok Gede Jakarta.

Nantinya jemaah akan berangkat menuju Bandara Internasional Soekarno-Hatta Tangerang pada Kamis (1/5/2025) tengah malam.

“Kita semua patut berbahagia karena jemaah kali ini adalah kloter pertama yang akan terbang ke Tanah Suci dan pelepasannya dihadiri oleh tiga menteri sekaligus. Ini pertama dalam sejarah,” ujar Hilman Latief dalam sambutannya.

Advertisement

Hilman berpesan kepada seluruh jemaah haji untuk melaksanakan ibadah dengan khusyuk selama berada di Tanah Suci.

“Penuhi seluruh syarat dan rukunnya dengan sempurna, manfaatkan waktu sebaik-baiknya untuk beribadah dan mendahulukan amalan yang wajib sebelum yang sunah,” jelasnya.

Dia juga mengimbau agar seluruh jemaah untuk selalu menjaga kesehatan fisik agar tetap prima.

Sebab perbedaan cuaca dan budaya antara Indonesia dengan Arab Saudi bisa mempengaruhi kondisi kesehatan jemaah.

“Jaga kesehatan fisik, kemudian jaga pula nama baik jemaah haji Indonesia yang dikenal santun dan disiplin,” katanya.

Hilman menyampaikan, Pemerintah Arab Saudi saat ini semakin memperketat jalur masuk ke Tanah Suci.

Jemaah haji, lanjutnya, tidak diizinkan untuk masuk ke Arab Saudi tanpa visa haji.

Oleh karena itu, dia mengingatkan agar tidak tergiur dengan beragam iming-iming oknum yang menjanjikan berangkat tanpa visa haji.

“Berhati-hati terhadap pihak-pihak yang menawarkan jasa tanpa kejelasan untuk menghindari potensi terjadinya penipuan,” tegas Hilman.

Untuk diketahui, jemaah telah masuk asrama haji sejak 1 Mei 2025, sehari sebelum keberangkatan ke Arab Saudi.

Penerbangan pertama dilakukan pada Jumat dini hari (2/5/2025) dengan pesawat pertama dari Embarkasi Jakarta-Pondok Gede (JKG) berangkat pada pukul 00:45 WIB.

Pesawat berisi ratusan jemaah ini akan menuju Bandara Internasional Prince Mohammad bin Abdulaziz (MED) di Madinah.*

Advertisement

Artikel Terkait

Butterfly Effect dalam Membangun Zona Integritas Kemenag Jember, Opini oleh Faisol Abrari

Butterfly Effect dalam Membangun Zona Integritas Kemenag Jember, Opini oleh Faisol Abrari

Melalui kacamata Butterfly Effect, kita diajak sadar bahwa tidak ada tindakan yang netral dalam birokrasi. Maka integritas sangat diperlukan

Asik! Berangkat Pagi dari Jember, Besok Siang Sudah Bisa Salat di Masjidil Haram

Asik! Berangkat Pagi dari Jember, Besok Siang Sudah Bisa Salat di Masjidil Haram

Pemerintah daerah resmi mengintegrasikan Bandara Notohadinegoro Jember ke dalam jaringan penerbangan global yang memudahkan untuk melakukan

ini Cara Jemaah Haji Ngurus Cucian, Mulai dari Antre Mesin Cuci hingga Berebut Jemuran

ini Cara Jemaah Haji Ngurus Cucian, Mulai dari Antre Mesin Cuci hingga Berebut Jemuran

Aktivitas mencuci pakaian yang biasa dilakukan di rumah menjadi pengalaman berkesan bagi Regar Jeane Dealen Nangka, jamaah Kloter 97 Jember

Advertisement

Berita Terkini

Advertisement
Advertisement

Populer