Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement

Memang Beda, Puisi Karya Syariful Hidayat

Sidkin
Penulis: Sidkin❯
Ilustrasi Puisi Memang Beda. (Ijal/AI/ChatGPT)
Ilustrasi Puisi Memang Beda. (Ijal/AI/ChatGPT)

Advertisement

 

MEMANG BEDA

 

Advertisement

Kau dilatih dari modal

Aku dilatih dari banyak akal dan mental

Kau tumbuh dari fasilitas mewah

Advertisement

Aku tumbuh dari doa orangtua

Kau tinggal meneruskan

Aku kerja keras banting tulang

Kau memang berada

Advertisement

Artikel Terkait

Kerinduan: Letih, Puisi Karya Syariful Hidayat

Kerinduan: Letih, Puisi Karya Syariful Hidayat

Jiwa bergumam bisik pada raga “letih” Hati berjalan lewat labirin “lelah” Setiap jiwa mendesah, raga merangkul Merayu menghibur bersama nafs

Berhala Kekuasaan, Puisi Karya Chudori Sukra, Anggota Mufakat Budaya Indonesia

Berhala Kekuasaan, Puisi Karya Chudori Sukra, Anggota Mufakat Budaya Indonesia

Berhala Kekuasaan   Ada beberapa biawak yang memakan habis kodok-kodok di balong samping rumahku. Sudah dua dekade Simbah.

Tak Nyaman, Puisi Karya Syariful Hidayat

Tak Nyaman, Puisi Karya Syariful Hidayat

TAK NYAMAN Kau kunjungi gubuk ini Tak nyaman jika tak sebaliknya Kau derma acara ini Tak nyaman jika tak sebaliknya

Advertisement

Berita Terkini

Advertisement
Advertisement

Populer