Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement

Bersemai di Pertemuan, Puisi Karya Salim Abuzaid

Yulio Faruq Akhmadi
Ilustrasi Puisi Bersemai di Pertemuan  (Ijal/Ai/Halo Jember)
Ilustrasi Puisi Bersemai di Pertemuan (Ijal/Ai/Halo Jember)

Advertisement

Bersemai di Pertemuan 

Jantungku bergemuruh, irama berdebar memecah sunyi
Luka yang telah lama tersimpan rapi
Kian memudar ditelan waktu
Saat syukur tak selalu mampu diucapkan 
Ia kerap hadir... Menyelinap dalam samar yang hampir tak terdengar

Kalian berbeda asal dan arah  
Bukan karena temu di masa pengenalan  
Namun di sanalah rumah baru bertunas  
Laksana bunga teratai, mekar tanpa menuntut pada tanah

Advertisement

Adik-adikku...  
Terima kasih  
Telah menjadi aksara  
Dalam lembar sejarah hidup kami  
Kalian bukan sekadar penawar  
Yang meredam sunyi di dada
Tapi kalian adalah percik  
Cahaya pemantik yang menghidupkan kembali semangat kami

Kini aku tersadar  
Kehadiran kalian telah mengusir sepi  
Menyingkirkan kelam yang dulu bertamu  
Dalam setiap bisik doaku,  
Kiranya bahagia selalu menaungi  
Dan keberuntungan menuntun di setiap tapak langkah kalian


Karya Salim Abuzaid, Founder @Bersuaralewatkarya, dan anggota Forum Anak Bondowoso

Advertisement
Editor : Yulio Faruq Akhmadi

Artikel Terkait

Doa Sebelum Makan Siang, Puisi Karya Sami’an Adib

Doa Sebelum Makan Siang, Puisi Karya Sami’an Adib

Seporsi makan siang sudah terhidang tapi seleraku tiba-tiba menghilang sesaat melihat sajian mini sebiji pisang di antara sayur asam

Langkah Kaki Berbulu, Puisi Karya Ira Maulida Sukma

Langkah Kaki Berbulu, Puisi Karya Ira Maulida Sukma

Dua mata bulat bersinar di dalam kegelapan. Melompat pelan membawa kedamaian yang tenang. Mendengkur halus di pangkuan penuh kehangatan.

Mengobati Luka, Puisi Karya Chudori Sukra

Mengobati Luka, Puisi Karya Chudori Sukra

Mengobati Luka, Puisi Karya Chudori Sukra

Advertisement

Berita Terkini

Advertisement
Advertisement

Populer