Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement

Penumpang Pesawat, Puisi Karya Ahmad Rafiuddin

Yulio Faruq Akhmadi
Ilustrasi Puisi Penumpang Pesawat (Yulio/AI/RJ)
Ilustrasi Puisi Penumpang Pesawat (Yulio/AI/RJ)

Advertisement

 
 
Penumpang Pesawat
 
Sekitar 119 penumpang tewas ketika pesawat komersil
menabrak tebing Gunung Salak di daerah Jawa Barat.
Mereka yang mengalami luka berat
juga tak tertolong setelah dilarikan ke rumah sakit.
Hanya ada seorang bayi yang diselamatkan Tuhan,
hingga kemudian neneknya memberinya nama Amin Jamal
saat mendaftarkannya di sekolah olahraga menengah.
Tak ada seorang pun menduga bahwa Amin Jamal,
kelak menjadi legenda yang membawa nama harum bangsa,
ketika tim sepekbola Indonesia memenangkan piala dunia
sekitar 19 tahun yang akan datang,
tepat satu abad setelah Indonesia merdeka.
 

Oleh Ahmad Rafiuddin, Pengasuh Pesantren Tebuireng 09, Banten, penulis buku Marwah Pesantren, juga penulis esai dan puisi di berbagai media nasional luring dan daring.
 

Advertisement
Editor : Yulio Faruq Akhmadi

Advertisement

Berita Terkini

Advertisement
Advertisement

Populer