Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement

Umur Manusia, Karya Enzen Okta Rifa'i

Sidkin
Penulis: Sidkin❯
Ilustrasi puisi
Ilustrasi puisi

Advertisement

 

 

Umur Manusia

Advertisement

Banyak sahabat Nabi yang usianya mencapai 90
bahkan di atas 100 tahun.
Tetapi Rasulullah justru hanya berusia
hingga 63 tahun saja.
Jika tugas sebagai khalifah sudah diamalkan,
serta risalah kenabian sudah ditunaikan,
lalu apa yang dikehendaki baginya
selain menyesuaikan diri untuk selaras
dengan rencana dan agenda Allah.
Jika sudah tercatat usia manusia
dalam pandora Lauhul Mahfudz,
maka apa lagi yang dikehendaki
dari panjangnya usia di kehidupan dunia ini?
Jika pun Rasulullah meminta
agar dipanjangkan umurnya,
niscaya Allah akan mengabulkan permintaannya.
Namun dengan demikian,
Rasulullah hanya menghendaki cita-citanya
agar selaras dengan kehendak Tuhan.
Bukan semata-mata obsesi dirinya
yang harus mengalahkan kehendak Tuhan.
Sungguh Allah Maha Berkuasa
atas segala sesuatu.

 

Karya Enzen Okta Rifa'i, Alumnus Internasional University of Africa, Republik Sudan.

Advertisement

Artikel Terkait

Dinding yang Berpeluh, Puisi Karya Novia Ulfa Isnaini

Dinding yang Berpeluh, Puisi Karya Novia Ulfa Isnaini

Tak pernah terpikir olehku, tentang tangan yang menggenggam, tentang tubuh yang berpeluk erat, tentang keringat yang menetes deras.  Baru saja aku melewati malam yang panjang. Tak ada keriuhan, hanya

Hujan yang Tertunda, Puisi Karya Muhammad Taofik

Hujan yang Tertunda, Puisi Karya Muhammad Taofik

Hujan turun selepas magrib Membasahi atap dan halaman Aku melihat seorang anak Menadah air dengan kedua tangannya

Ruh Muhammad, Puisi Karya Enzen Okta RIfa'i

Ruh Muhammad, Puisi Karya Enzen Okta RIfa'i

Ruh Muhammad Ruh dan partikel semesta terhimpun dalam jiwa dan jasad Rasulullah. Ia memancar laksana cahaya, sebagai pantulan indah dari cahaya dan ruh Allah. Keindahan dan kesempurnaan penciptaan

Advertisement

Berita Terkini

Advertisement
Advertisement

Populer