Edufun Fact Ekonomi dan Bisnis Fashion Halotech Health Hukum dan Kriminal Info Loker Infotainment Jtizen Lifestyle Movie Musik News Opini Otomotif Pemerintahan Plesir & Kuliner Politik Puisi Seni & Budaya Sport Suwar Suwir

SEJARAH COMO 1907. Pernah Jadi Tim Tak Terkalahkan hingga Ungguli AC Milan dan Inter Milan

Halo Jember • Rabu, 15 Mei 2024 | 03:11 WIB
Legenda hidup Arsenal hingga Barcelona Cesc Fabregas yang jadi asisten pelatih Como 1907
Legenda hidup Arsenal hingga Barcelona Cesc Fabregas yang jadi asisten pelatih Como 1907

HALO JEMBER – Como 1907 sukses mencuri perhatian dengan lolos Seri A Italia musim depan, setelah finis urutan ke dua Serie B Italia. Sejatinya Como 1907 bukan tim karbitan yang tiba-tiba sukses setelah dibeli Hartono Bersudara pemilik Djarum Group, BCA, Mola TV, hingga Blibli. Dari sejarahnya Como 1907 pernah membuat tim sebesar AC Milan dan Inter Milan kalang kabut.

Como termasuk klub sepakbola bersejarah di Italia. Klub ini berdiri pada 1907 yang kemudian diberi nama sesuai kota kelahirannya, yakni Kota Como, Italia. Lima tahun setelah berdiri, Como memulai debutnya di Promotion League 1912-1913. Setelahnya, klub tersebut berhasil menembus ke Serie A, liga teratas Italia.

Pada kala itu, Como menjadi buah bibir dunia sepak bola Italia. Bagaimana tidak, Como bisa bersaing di papan tertinggi Liga Italia, yaitu Serie A. Bahkan, jadi pesaing hebat tim berkaliber AC Milan dan Inter Milan.

Situs resmi Como 1907, menjelaskan di periode musim 1927-1945, Como menjadi tim sepakbola yang tidak terkalahkan. Di Serie B dan Serie C, Como selalu menorehkan hasil positif hingga mengungguli AC Milan dan Inter Milan.

Hanya saja, dalam perjalanannya, Como 1907 tak selalu mulus. Sepanjang abad ke-20, Como tercatat naik turun liga, dari Serie A ke Serie B lalu lanjut lagi ke Serie A. Dalam situs resmi, sejak awal berdiri Como sudah menyabet tiga gelar juara Serie B dan 4 gelar Serie C. Namun, sekitar musim 2002-2003, nama Como mulai tenggelam. Penyebabnya karena masalah keuangan.

Kekalahan demi kekalahan menghantui Como. Hingga akhirnya terdepak ke kasta terendah Liga Italia, yaitu Serie D. Pada titik ini pula, Como dinyatakan bangkrut dan tak ada investor yang mau mengelolanya.

Gianluca Zambrotta Produk Binaan Como 1907

Zambrota saat berseragam AC Milan. Pemain yang pernah membela AC Milan, Juventus, hingga Barcelona tersebut adalah pernah menimbah ilmu di Como 1907
Zambrota saat berseragam AC Milan. Pemain yang pernah membela AC Milan, Juventus, hingga Barcelona tersebut adalah pernah menimbah ilmu di Como 1907

Serial dokumenter berjudul Como 1907: The Real Story yang dikutip Beritasatu.com, Sabtu (11/5/2024) sedikit banyak memperlihatkan jalan panjang yang harus ditempuh keluarga Hartono ketika memutuskan membeli klub sepak bola yang bisa dibilang sebagai bidan lahirnya pesepak bola kelas dunia dari Italia.

"Como adalah klub bersejarah, berusia 112 tahun. Periode krusial kami adalah pada 1980 dan 1990. Kami disebut Pabrik Italia. Beberapa alumnus kami adalah Gianluca Zambrotta, Marco Tardelli, Stefano Borgonovo," tutur  Enrico Levrini, ahli sejarah klub Liga Italia.

Gianluca Zambrotta merupakan pesepakbola berkebangsaan Italia yang lahir di Como pada 19 Februari 1977. Zambrotta memilih pensiun dari sepak bola pada tahun 2013 saat usianya genap 36 tahun.

 Zambrotta debut di dunia sepak bola bersama Como saat usianya masih 17 tahun. Ia bermain tiga musim di Como dan menimba banyak ilmu saat bermain reguler di pentas Serie C1.

Karier Zambrotta terus melesat dari sana dengan memperkuat sejumlah klub top Eropa seperti Juventus, Barcelona, hingga AC Milan. Pemain yang bisa bermain di sejumlah posisi berbeda ini juga mengoleksi 100 caps bersama timnas Italia.

Editor : Halo Jember
#mola tv #inter milan #Como 1907 #ac milan #blibli