HALO JEMBER – Secara tidak sadar beberapa ornamen yang menggambarkan Agama Islam, kerap berwarna hijau. Tak sedikit masjid di nusantara ini berwarna hijau. Begitu pula warna beberapa organisasi masyarakat muslim juga berwarna hijau.
Seperti dikutip dari Slate, hijau diketahui merupakan warna kesukaan Nabi Muhammad SAW. Nabi kerap mengenakan jubah hijau dan sorban, dan tulisan-tulisannya penuh dengan referensi warna.
Warna hijau disebutkan beberapa kali dalam Al-Qur’an, termasuk dalam menggambarkan pakaian yang akan dipakai oleh orang-orang yang beriman di Jannah (Al-Kahf:31; Al-Insan:21), taman-taman di dalamnya (Ar-Rahman:64), dan bantal-bantal tempat orang-orang yang beriman akan berbaring (Ar-Rahman:76).
Salah satu hadits mengenai Nabi Muhammad SAW mengatakan, ketika sang rasul meninggal, ia ditutupi dengan Hibra Burd, yang merupakan pakaian persegi hijau. Selain itu juga ada hadits Nabi Muhammad SAW yang terkenal adalah “Sesungguhnya Allah memiliki hijau yang lebih indah daripada hijauan dunia”.
Alasan lainnya, warna hijau sangat identik dengan umat Islam adalah karena dalam Al-Qur'an. Dalam kitab suci agama Islam tersebut, surga digambarkan sebagai tempat para penghuni yang mengenakan pakaian hijau terbuat dari sutra halus.
Dalam surah Al-Insan: 21 ditegaskan, “Mereka di dalam surga memakai pakaian HIJAU yang terbuat dari sutera halus dan sutera tebal (yang berketat), serta mereka dihiasi dengan gelang-gelang tangan dari perak dan mereka diberi minum oleh Tuhan mereka dengan sejenis minuman (yang lain) yang bersih suci.”
Dipetik dari beberapa ayat Al-Quran yang meletakkan warna hijau pada satu tempat yang mulia dan dipandang indah oleh Allah SWT. Warna hijau merupakan simbol kesejukan dan simbol tumbuh-tumbuhan. Anas bin Malik mengatakan, “warna yang paling disukai oleh Rasulullah SAW adalah warna hijau.” Kubah Masjid Nabawi sendiri berwarna hijau. Warna hijau juga mampu menjadikan pandangan mata nyaman.
Muncul dalam Sejarah Islam
Dalam sejarah Islam mencatat ada warna hijau yang selalu menemani. Seperti warna hijau pada bendera Khilafah Fatimiyah, yang merupakan khilafah terakhir dari empat kekhalifahan Arab. Bahkan, saat ini bendera Arab Saudi pun didominasi dengan warna hijau.
Pada perang salib, tentara Islam juga mengenakan pakaian hijau untuk mengidentifikasi diri mereka. Beberapa orang mengatakan, panji yang digunakan Nabi SAW berperang di Mekkah berwarna hijau dengan hiasan emas.
Baca Juga: Ada Santapan Nasi Kebuli hingga Kopi Gresik di Haul Habib Abu Bakar Gresik 2024
Sorban Hijau
Selama berabad-abad di Persia, hanya keturunan Nabi Muhammad SAW yang dikenal sebagai Sayyid, diizinkan mengenakan sorban hijau. Sementara orang biasa akan dihukum karena menggunakannya.
Dominannya penggunaan warna hijau dalam sejarah umat Islam, membuat para pengikutnya tetap mempertahankan tradisi penggunaan ini sebagai warna simbolik agama hingga saat ini.
Bahkan bisa melihat warna hijau digunakan sebagai sampul depan Al-Qur'an, kubah masjid, hingga warna bendera di negara Islam seperti Arab Saudi dan Pakistan.
Baca Juga: Uniknya Warna Hijau Menurut Psikologi.
Editor : Dwi Siswanto