HALO JEMBER – Dalam memilih atau membangun sebuah rumah berbagai aspek selalu jadi pertimbangan. Tidak sekedar, bangunan rumah itu kokoh dan bagus semata. Tapi ada hal-hal yang jadi pertimbangkan. Salah satunya, membuat rumah itu hoki atau menambah rezeki.
Rumah yang membawa rezeki tentu saja diinginkan banyak orang. Salah satu cara agar rumah itu membawa rezeki, hoki, dan beruntung, juga juga memakai acuan fengshui.
Fengshui rumah adalah suatu kepercayaan dimana ada suatu hubungan antara manusia dengan huniannya yang telah diyakini oleh banyak orang, terutama oleh masyarakat China kuno. Fengshui merupakan ilmu yang diwariskan oleh masyarakat Tionghoa untuk mengatur keseimbangan kehidupan manusia dengan lingkungan sekitarnya.
Apa itu Fengshui Rumah?
Fengshui rumah merupakan ilmu topografi kuno yang berasal dari Tiongkok yang diyakini bahwa ada hubungan antara manusia, langit, dan bumi yang dapat dijalin dengan harmonis apabila manusia ingin menerima energi positif (chi) dan menghindari energi negatif.
Fengshui adalah feng (angin) dan shui (air), dua unsur ini dianggap sebagai kebutuhan hidup paling penting bagi manusia.
Sehingga, ilmu topografi kuno ini pada dasarnya mengatur keseimbangan unsur penting dalam hidup manusia. Energi positif (chi) dan energi negatif dalam fengshui diyakini dapat dipengaruhi oleh beberapa faktor, salah satunya adalah tata letak hunian seseorang.
Oleh sebab itu, fengshui sering kali dijadikan sebagai panduan dalam proses membangun tempat tinggal.
Tempat tinggal harus menjadi tempat paling nyaman setelah beraktivitas seharian. Karena itu, rumah harus dirancang sebaik mungkin agar memberikan kebahagiaan, kesehatan, kenyamanan, serta keberuntungan bagi para penghuninya. Dengan menerapkan panduan fengshui yang tepat, maka akan terwujud rumah yang nyaman dan sehat bagi keluarga.
Rumah terdapat beberapa ruangan yang difungsikan dan dipakai berbeda-beda. Rumah terdapat teras, garasi, ruang tamu, ruang keluarga, dapur, kamar mandi, hingga kamar.
Baca Juga: Jin BTS Selesai Wamil Disambut Pelukan Hangat dan Buket Bunga Hingga Permainan Saxovon
Dalam fengshui, pintu rumah juga terdapat ilmunya sendiri. Seperti diketahui, pintu utama merupakan jalan atau akses utama untuk masuk ke dalam rumah.
Dalam feng shui, pintu utama ini diartikan sebagai 'mulut Qi'.
Melalui akses ini pula, semua energi kehidupan dan keberuntungan terkait dengan yang ada di dalam rumah. Berikut aturannya berdasarkan feng shui:
- Pencahayaan pintu masuk terang benderang dan tidak tertutup
- Bebas dari kondisi yang kacau atau padat
- Bel pintu berfungsi dengan baik.
- Ruang keluarga atau tamu
Ruangan ini cukup vital karena merupakan ruangan tempat berkumpul bersama keluarga dan orang-orang tercinta. Maka, ruangan ini harus benar-benar bisa menarik energi positif dari alam agar masuk ke dalam rumah.
Berdasarkan fengshui, ruangan ini akan lebih baik dibangun dengan konsep terbuka. Ada baiknya Anda menambahkan beberapa hal dalam ruangan ini:
- Hadirkan 5 warna yang mewakili berdasarkan energi yang diinginkan
- Tempatkan tanaman untuk dekorasi
- Berikan pencahayaan alami yang cukup
- Tambahkan karpet atau alas lantai yang nyaman di tengah ruangan
Ruang keluarga adalah salah satu ruangan yang penting di rumah untuk pengaplikasian feng shui. Menurut pakar feng shui dan salah satu pendiri Feng Shui Manhattan Laura Cerrano, tergantung pada tata letak rumah atau apartemen.
Ruang keluarga cenderung menjadi ruangan pertama untuk menyambut tamu. "Ini berarti bahwa ruang keluarga mempengaruhi perasaan, emosi, pola pikir, dan frekuensi energi tertentu sebelum Anda menjelajah ke bagian lain rumah, " jelas Cerrano.
Tips feng shui ruang keluarga untuk mendatangkan energi positif
- Pertimbangkan fungsi
Sebelum Anda mulai memindahkan atau membeli furnitur ruang keluarga, Cerrano menyarankan agar menilai terlebih dahulu bagaimana Anda menggunakan ruang tersebut.
Dia menyarankan untuk bertanya pada diri sendiri beberapa pertanyaan tentang fungsi ruangan. Misalnya, kegiatan apa yang akan berlangsung di ruang tamu?
Apakah itu terutama digunakan untuk menikmati kegiatan santai, menghibur, bekerja, atau makan?
Apakah tamu akan menggunakan ruang tersebut? untuk tidur? Atau semua hal di atas?
"Memahami fungsi ruangan akan menunjukkan jenis furnitur (dan berapa banyak furnitur) yang benar-benar Anda butuhkan," terang Cerrano.
Untuk mengoptimalkan feng shui, penting untuk memastikan aliran pergerakan ke dan di sekitar furnitur dapat diakses dan tidak terhalang. Pertimbangkan ini sebelum berbelanja furnitur.
Baca Juga: Menakar Dampak Kebijakan Tapera ke Depan, Opini: Febrian Ananta Kahar
- Perhatikan penempatan TV
Setelah memilih posisi sofa, anda sebaiknya mulai berfokus pada tempat meletakkan televisi. Untuk warna, tergantung pada metode feng shui yang Anda gunakan.
“Warna terbaik untuk ruang keluarga dapat ditentukan oleh arah kompas, lima elemen, atau metode peta Bagunan," sebut Cerrano.
Misalnya ruang keluarga menghadap ke selatan, secara umum, warna aksen yang disarankan berada dalam cakupan pilihan yang hangat, merah, merah-oranye, kuning, atau bahkan merah muda dan ungu.
Meskipun Cerrano menyarankan untuk menggunakan warna, dia juga memperingatkan agar tidak menggunakannya terlalu banyak. "Anda tidak perlu mengecat seluruh ruangan dengan salah satu warna ini," jelasnya.
- Gantung Cermin
Untuk ruang keluarga kecil atau sempit, merekomendasikan untuk menggantung cermin, tetapi penempatan adalah segalanya.
"Cermin memiliki kemampuan untuk 'memperluas ruangan' dengan membuatnya terlihat dan terasa lebih besar. Berhati-hatilah dengan apa yang dipantulkan cermin, karena ia menggandakan energi dari apa pun yang dilihatnya," saran Cerrano.
Baca Juga: Normalisasi Vasektomi untuk Pria, KB Bukan Hanya untuk Perempuan
Anda juga harus memilih ukuran cermin yang memungkinkan Anda melihat seluruh kepala, bahu, dan garis dada untuk memastikan Anda menangkap aura Anda.
- Tanaman Untuk Menghidupkan Ruangan
Tanaman memainkan peran penting dalam mengatur feng shui yang baik di ruang hidup mana pun. Sebab, tanaman menambahkan 'energi kekuatan kehidupan' ke ruangan.
"Tanaman juga dapat membantu memurnikan udara dan memberikan sentuhan tekstur unik pada ruangan dengan pola rindang," kata Cerrano.
Tanaman yang dapat memberikan nuansa positif ke ruang keluarga antara lain tanaman, English ivy, peace lily, tanaman karet, bambu, tanaman sukulen, dan lidah mertua.
- Pastikan Ruangan Tidak Berantakan
Salah satu prinsip feng shui yang paling mudah untuk diingat adalah tidak membiarkan kekacauan menumpuk di ruang keluarga atau di ruangan mana pun.
"Beberapa orang mungkin memperdebatkan hal ini dan mengatakan itu tidak penting, namun sains telah membuktikan efek mental dan fisik negatif dari kekacauan yang berlebihan pada pikiran dan tubuh manusia," jelas Cerrano.
- Perhatikan Pencahayaan
Rangsang energi yang cerah dan membangkitkan semangat dengan cahaya alami dan pencahayaan berlapis.
Cahaya juga diasosiasikan dengan elemen api, salah satu dari lima elemen yang harus ditampilkan dalam ruangan untuk keharmonisan dan keseimbangan. Untuk meningkatkan feng shui di ruang keluarga, cobalah untuk menerangi sudut.
Editor : Dwi Siswanto