Edufun Fact Ekonomi dan Bisnis Fashion Halotech Health Hukum dan Kriminal Info Loker Infotainment Jtizen Lifestyle Movie Musik News Opini Otomotif Pemerintahan Plesir & Kuliner Politik Puisi Seni & Budaya Sport Suwar Suwir

Hilangnya Kantor Pengadilan Jember yang Dibangun Era Kolonial Belanda

Dwi Siswanto • Jumat, 14 Juni 2024 | 03:15 WIB
Gedung Jember Nusantara atau Eks BHS ini dahulu adalah lokasi Pengadilan era Kolonial Belanda. (Foto: Wahana Djalu)
Gedung Jember Nusantara atau Eks BHS ini dahulu adalah lokasi Pengadilan era Kolonial Belanda. (Foto: Wahana Djalu)

HALO JEMBER – Kabupaten Jember yang terletak di Provinsi Jawa Timur, pada masa penjajahan Belanda adalah tempat perkebunan. Tak pelak, banyak bangunan masa era kolonial belanda yang masih bertahan.

Walau begitu, sejauh ini juga ada bangunan bersejarah yang dibangun era pemerintahan kolonial Belanda itu tidak ada lagi.

Yohanes Setyo Hadi. Sebagai sejarawan dan pengelola info sejarah Boemi Puger Persada, mengatakan, untuk mencermati bangunan lama peninggalan Belanda, bisa dilihat dari peta Belanda. 

Peta Jember tahun 1922 dari National Library of Australia kembali dibuka oleh Yohanes. Pria yang akrab Yopi ini, melihat hal yang menarik. Yaitu pengadilan.

“Seingat saya, eks Gedung BHS itu dulunya kantor pengadilan. Tapi, coba lihat dan belajar bareng-bareng peta tahun 1922 ini,” ujarnya.

Peta yang sudah berbentuk digital tersebut, kemudian di-zoom lebih dekat di daerah Alun-Alun Jember. Telunjuk Yopi langsung menuju peta yang bertulisakan Post Kantoor. “Post Kantoor ini adalah Kantor Pos. Sekarang masih ada kan?” kata Yopi kepada Jawa Pos Radar Jember.

Sebagai orang pecinta sejarah jember, dia menambahkan, sedikit bergeser ke barat, ada tulisan Afd Bank. Menurut Yopi, Afd Bank itu ibarat bank daerah atau bank pemerintah pada saat kekuasaan kolonial Belanda, waktu itu. Saat ini, Afd Bank dipakai Bank BNI 46. Tapi bangunannya sudah jauh berbeda dengan Afd Bank tahun 1922.
Baca Juga: Fengshui Rumah Menghadap Barat. Hoki Apa yang Didapat?


Jawaban eks Gedung BHS dulu itu apa, mulai terjawab setelah membahas Afd Bank. “Sisi barat Bank BNI 46 itu eks Gedung BHS. Setelah itu, baru lapas,” jelas Yopi.

Setelah tulisan Afd Bank di peta keluaran 1922 ini, ada Landraad, setelahnya GevangenisGevangenis adalah bahasa Belanda yang artinya penjara atau lembaga pemasyarakatan (lapas). “Sekarang tetap ada. Lokasinya juga sama di peta itu,” tuturnya.

Karena itu, kata dia, jika ditinjau dari peta keluaran 1922 tersebut, eks Gedung BHS adalah pengadilan. Yopi yang juga pernah menulis artikel tentang sejarah Pengadilan Negeri (PN) Jember ini mengaku, masyarakat Jember sudah banyak yang lupa dan banyak yang tak paham di mana letak PN Jember kuno tersebut. “Banyak yang mengira tetap di Jalan Kalimantan,” jelasnya.

Photo
Photo


Dulu, gedung pengadilan hanya satu lantai. Tak semegah eks Gedung BHS sekarang, dengan lima lantai. Model bangunannya adalah khas kolonial Belanda. Referensi bahwa eks BHS adalah pengadilan juga diperkuat oleh Suwito.

“Jadi, saya tanya ke Pak Yulis yang dapat informasi dari Suwito, pensiunan Pemkab Jember. Dia menjelaskan tentang eks Gedung BHS tersebut. Dulu sebelum dipakai BHS adalah pengadilan,” cerita Yopi.

 Singkat cerita, dibangunlah gedung BHS pada 1996 dengan lima lantai. Terlihat cukup megah dan dilengkapi lift di dalamnya. Bertahun-tahun terbengkalai, lift tersebut tak berfungsi. Menjadi sarang berbagai hewan. Setelah dibeli oleh Pemkab Jember, pada Februari 2003 bangunan di atas tanah seluas 1800 meter persegi tersebut direnovasi. Sayangnya, sejak dibeli, meski sempat dipakai beberapa kali, namun gedung yang kini bernama Jember Nusantara itu minim manfaat.

Editor : Dwi Siswanto
#jember #Sejarah Jember #Eks Gedung BHS Jember #pengadilan negeri jember