Delegasi Jepang Kunjungi Kebun hingga Pabrik Mitratani Dua Tujuh, Bidik Peluang Tambah Ekspor Edamame

Yulio Faruq Akhmadi • Dipublikasikan Minggu, 26 Juli 2026 | 20:14 WIB
ANTUSIAS: Momen foto bersama tamu JFC dari Jepang yang melakukan kunjungan di lahan Mitra Tani Dua Tujuh di Desa Cagkring, Jenggawah (26/7)
ANTUSIAS: Momen foto bersama tamu JFC dari Jepang yang melakukan kunjungan di lahan Mitra Tani Dua Tujuh di Desa Cagkring, Jenggawah (26/7)

Radar Jember – Kunjungan delegasi Jepang dalam rangka Jember Fashion Carnaval (JFC) tak hanya disuguhi kemeriahan parade. Sebelum menyaksikan defile JFC, Minggu pagi (26/7), rombongan diajak melihat langsung rantai produksi edamame PT Mitratani Dua Tujuh. 

Mulai dari kebun di Desa Cangkring, Kecamatan Jenggawah, hingga proses pengolahan di pabrik. Kunjungan itu bahkan membuka peluang peningkatan ekspor edamame ke Negeri Sakura.

Di lahan edamame, para tamu berdiskusi langsung dengan Direktur PT Mitratani Dua Tujuh, Bapak Yogi Subaktyana. Mereka melihat proses budidaya sekaligus menikmati edamame rebus di tengah hamparan kebun. 

Yogi menjelaskan, tantangan terbesar budidaya edamame justru berada pada masa panen. Luas lahan yang mencapai puluhan hektare membuat kebutuhan tenaga kerja sangat besar agar kualitas produk tetap terjaga. “Tantangan terbesarnya itu saat panen,” ujarnya saat berdiskusi.

Selain itu, Bapak Yogi mengakui persaingan pasar ekspor kini semakin ketat. Salah satunya datang dari Tiongkok yang juga mengembangkan edamame untuk pasar internasional. 

Baca Juga: PT Mitratani Dua Tujuh Gelar Penyembelihan Hewan Kurban Hari Raya Iduladha 1447 H

Meski demikian, menurutnya kualitas produk Indonesia tetap mampu bersaing. "Kalau soal kualitas dan rasa, itu kembali ke selera masing-masing," kata dia sambil tersenyum.

Usai dari kebun, rombongan melanjutkan kunjungan ke pabrik pengolahan edamame dan okra. Delegasi menyaksikan secara langsung proses pencucian serta penyortiran sebelum diolah menjadi produk akhir. 

KUNJUNGAN: Kepala Divisi Pemasaran Ekspor Mitratani Dua Tujuh, Kartika Anggreani menjelaskan proses sortir Edamame pada Tamu JFC Delegasi Jepang (Minggu, 26/7)
KUNJUNGAN: Kepala Divisi Pemasaran Ekspor Mitratani Dua Tujuh, Kartika Anggreani menjelaskan proses sortir Edamame pada Tamu JFC Delegasi Jepang (Minggu, 26/7)

Kepala Divisi Pemasaran Ekspor PT Mitratani Dua Tujuh, Ibu Kartika Anggreani, juga memperkenalkan berbagai produk olahan, mulai edamame rebus, edamame crunchy, crunchy okra, hingga susu edamame. Dimana produk tersebut telah dipasarkan di berbagai toko di Jepang.

Salah satu delegasi Jepang, Shingo Horii, mengaku terkesan melihat proses produksi yang terintegrasi dari kebun hingga menjadi produk siap konsumsi. Menurutnya, peluang peningkatan ekspor ke Jepang masih sangat terbuka. Bahkan, sejumlah olahan dinilai memiliki cita rasa yang sesuai dengan selera masyarakat Jepang.

"Saya suka edamame tumis yang disajikan. Rasanya cocok untuk lidah orang Jepang. Potensinya masih besar untuk dikirim lebih banyak ke Jepang, bahkan bisa dikreasikan menjadi berbagai olahan baru," ujarnya.

Kunjungan tersebut menjadi salah satu rangkaian JFC yang mempertemukan sektor pariwisata, budaya, dan industri. Selain memperkenalkan potensi pertanian Jember kepada tamu mancanegara, kegiatan itu juga diharapkan membuka peluang kerja sama yang lebih luas antara Mitratani Dua Tujuh dengan pasar Jepang.(ika/yul)

Editor : Yulio Faruq Akhmadi
Mitratani 27 Edamame jember jepang jfc