HALOJEMBER.COM - Anggapan mencabut gigi dapat menyebabkan masalah pada mata masih menimbulkan tanda tanya.
Ada yang menganggap hal tersebut sebagai mitos belaka. Namun, ada yang mengatakan hal tersebut benar adanya.
Dokter gigi Rolas Dental Care Jember, drg Riskyana Dwi Hendra, menyampaikan, pencabutan gigi dapat membuat mata bermasalah adalah mitos.
Menurutnya, saraf gigi dan saraf mata berbeda. Jika ada yang mengalami masalah pasca-pencabutan gigi, maka sebaiknya diperiksa ke dokter mata.
Dia menganggap, tidak tertutup kemungkinan masalah itu terjadi sebelum pencabutan. Namun, karena yang bersangkutan tidak melakukan pemeriksaan terlebih dahulu, masalah pada matanya dirasakan setelah mencabut gigi.
“Karena termakan mitos, akhirnya merasa habis cabut gigi terjadi masalah pada matanya,” tuturnya.
Sementara itu, dokter spesialis mata RSD dr Soebandi, dr Bimanda Rizki Nurhidayat SpM, menjelaskan, mencabut gigi memang bisa menyebabkan masalah pada mata.
Dia menyebut, dalam beberapa kasus infeksi gigi, khususnya bagian atas, bisa menyebabkan munculnya penyakit uveitis.
Uveitis merupakan radang pada jaringan uvea, biasanya ditandai dengan beberapa keluhan pada mata. Misalnya mata kabur, mata merah, nyeri, hingga sensitif terhadap cahaya.
“Jika tidak ditemukan fokus infeksi yang jelas pada pasien uveitis, maka kemungkinan penyebabnya berasal dari gigi,” terangnya.
Pada abses gigi, akar jaringan tulang mengalami tekanan dan iritasi akibat mengunyah. Hal ini dapat menyebabkan bakteri dari saluran akar yang terinfeksi dipompa ke aliran darah dan limfatik menuju mata. Hal tersebut yang membuat mata menjadi bermasalah. (ham/c2/fid)
Editor : Halo Jember