HALO JEMBER, jawapos.com - Berada dalam hubungan toksik bisa meninggalkan luka yang dalam dan tidak terlihat.
Meski hubungan itu sudah berakhir, dampaknya bisa tetap menghantui kehidupan sehari-hari, mulai dari kehilangan kepercayaan diri, overthinking, sampai takut membuka hati lagi.
Maka dari itu, proses healing bukan cuma penting, tapi juga perlu dilakukan dengan perlahan.
Menurut beberapa psikolog, tahap pertama dalam menyembuhkan diri dari hubungan toksik adalah menerima kenyataan.
Menerima bahwa apa yang terjadi bukan salahmu sepenuhnya, dan bahwa kamu telah bertahan sejauh ini adalah bentuk kekuatan, bukan kelemahan.
Buat kamu yang sudah siap membuka hati lagi, ingat: hubungan yang sehat itu nggak bikin kamu takut atau merasa kecil.
Pelan-pelan belajar percaya lagi, tapi jangan buru-buru.
Kamu bukan datang untuk “mengisi kekosongan”, tapi karena kamu sudah utuh dan ingin berbagi versi terbaik dari dirimu.
Baca Juga: Mitos atau Fakta, Makanan Bisa Dijadikan Media untuk Pelet, Nasi Goreng Bumbu Mantra Pengasihan
Healing memang nggak instan, tapi itu bukan berarti mustahil.
Dan setiap langkah kecil yang kamu ambil hari ini, itu sudah cukup.
Kamu sedang pulih. Dan itu luar biasa. Baca Juga: Mitos Bulu Perindu, Pelet Ampuh Memikat Hati Seseorang
Penulis: MG25 Ailatul Miza Zulfa
Editor : Dwi Siswanto