HALOJEMBER - Dehidrasi adalah salah satu masalah yang sering dialami saat berpuasa, terutama jika aktivitas padat dan cuaca panas.
Kurangnya asupan cairan selama berjam-jam bisa menyebabkan tubuh lemas, pusing, sulit fokus, hingga bibir kering.
Supaya tubuh tetap segar dan bertenaga selama puasa, berikut beberapa tips yang bisa diterapkan:
1. Penuhi Kebutuhan Cairan dari Berbuka hingga Sahur
Biasakan minum air putih secara bertahap, bukan sekaligus. Misalnya: 2 gelas saat berbuka, 2–3 gelas setelah tarawih, dan 2–3 gelas saat sahur. Cara ini membantu tubuh menyerap cairan dengan lebih baik.
2. Perbanyak Konsumsi Buah dan Sayur Berair
Buah seperti semangka, jeruk, pir, dan melon mengandung banyak air yang membantu menjaga hidrasi tubuh. Sayuran seperti timun dan selada juga bisa jadi tambahan menu berbuka dan sahur.
3. Batasi Minuman Berkafein dan Terlalu Manis
Teh, kopi, dan minuman manis berlebihan dapat memicu tubuh lebih cepat kehilangan cairan. Sebaiknya perbanyak air putih atau minuman hangat tanpa kafein.
4. Hindari Makanan Terlalu Asin dan Pedas
Makanan tinggi garam dan pedas bisa membuat tubuh lebih cepat haus keesokan harinya. Pilih menu yang lebih seimbang dan ringan untuk sahur.
5. Atur Aktivitas Fisik
Kurangi aktivitas berat di siang hari, terutama di bawah terik matahari. Jika ingin berolahraga, pilih waktu menjelang berbuka atau setelah berbuka agar cairan tubuh bisa segera digantikan.
6. Perhatikan Tanda-Tanda Dehidrasi
Warna urine yang pekat, mulut kering, pusing, dan lemas bisa menjadi tanda tubuh kekurangan cairan. Jika muncul gejala tersebut, pastikan untuk mencukupi asupan cairan saat waktu berbuka tiba.
Dengan menerapkan kebiasaan minum yang cukup dan memilih makanan yang tepat, risiko dehidrasi selama puasa bisa diminimalkan. Tubuh tetap segar, aktivitas lancar, dan ibadah pun bisa dijalani dengan maksimal.
Editor : Harry Erje