Edufun Fact Ekonomi dan Bisnis Fashion Halotech Health Hukum dan Kriminal Info Loker Infotainment Jtizen Lifestyle Movie Musik News Opini Otomotif Pemerintahan Plesir & Kuliner Politik Puisi Seni & Budaya Sport Suwar Suwir

Menyelami Kalam Penuh Hikmah Habib Abu Bakar Assegaf Gresik

Halo Jember • Sabtu, 26 April 2025 | 01:00 WIB
Potret Habib Abu Bakar Assegaf
Potret Habib Abu Bakar Assegaf

HALOJEMBER - Al-Habib Abu Bakar bin Muhammad bin Umar Assegaf Gresik, seorang ulama besar yang dikenal sebagai sosok zuhud dan penuh keteduhan, meninggalkan banyak pesan spiritual yang terus hidup di kalangan pencintanya.

Kalam-kalam beliau tak hanya menjadi sumber inspirasi, tetapi juga panduan hidup bagi mereka yang haus akan keteladanan ulama saleh.

Salah satu pesan penting beliau adalah tentang konsistensi dalam berdzikir. Dalam salah satu kalamnya, Habib Abu Bakar menegaskan, “Janganlah seorang meninggalkan dzikir walaupun ia sedang dalam kesibukannya ... Dzikir adalah ibadah yang dapat mendekatkan kepada Allah. Ia memiliki cahaya yang menerangi hati.” Menurut beliau, hati tanpa dzikir ibarat ruangan gelap tanpa cahaya, hampa dan tak berarah.

Beliau juga menekankan pentingnya belajar melalui seorang syekh (guru). “Orang yang menimba ilmu dari seorang syekh, walaupun hanya satu masalah, lalu mengajarkannya kepada orang lain, maka ia lebih utama.”

Menurut Habib Abu Bakar, ilmu yang tak bersambung melalui sanad guru hanya akan menjadi beban bagi diri sendiri.

Dalam aspek pendidikan anak, Habib Abu Bakar menyarankan agar para orang tua membiasakan anak-anak menghadiri majelis ilmu.

“Jika ada yang memiliki anak, hendaknya ia memerintahkannya untuk menghadiri majelis-majelis seperti ini. Agar ia dapat melihat dan meneladani (sikap para ulama yang ada di majelis itu). Memandang dapat sampai ke hati, sebagaimana telah kami katakan. Dan agar mereka dapat mengambil keberkahan dari para orang tua yang hadir ini (beliau mengisyaratkan dengan tangannya kepada para tokoh yang hadir).”

Habib Abu Bakar meyakini bahwa pandangan yang tulus terhadap orang-orang saleh dapat menghujam ke dalam hati dan menanamkan nilai luhur.

Habib Abu Bakar Assegaf juga berbicara tentang prasangka baik (husnuzan). “Prasangka baik bagaikan magnet yang kuat, dan obat yang mujarab serta bermanfaat.”

Beliau meyakini bahwa Allah akan membalas prasangka baik seseorang meskipun kenyataannya tak sesuai harapan.

Kalam-kalam tersebut menunjukkan betapa dalamnya wawasan spiritual Habib Abu Bakar, yang bukan hanya dipraktikkan dalam kehidupan pribadi, tetapi juga diwariskan kepada umat melalui majelis, santri, dan masyarakat luas yang setia menghidupkan ajaran-ajarannya.

 

Penulis: MG25 Hafidzah Aulia Salsabila

Editor : Halo Jember
#gresik #Haul Habib Abu Bakar Assegaf #ulama #kalam #dakwah