Edufun Fact Ekonomi dan Bisnis Fashion Halotech Health Hukum dan Kriminal Info Loker Infotainment Jtizen Lifestyle Movie Musik News Opini Otomotif Pemerintahan Plesir & Kuliner Politik Puisi Seni & Budaya Sport Suwar Suwir

Mengapa Haul Begitu Penting? Bukan Sekadar Ziarah Biasa

Halo Jember • Kamis, 5 Juni 2025 | 03:00 WIB
Para peziarah Haul Habib Sholeh di Kecamatan Tanggul pada 21 April 2024 (Foto: YULIO/HALOJEMBER - RADAR JEMBER-JAWAPOS.COM)
Para peziarah Haul Habib Sholeh di Kecamatan Tanggul pada 21 April 2024 (Foto: YULIO/HALOJEMBER - RADAR JEMBER-JAWAPOS.COM)
Halo Jember - Bagi sebagian orang, haul mungkin tampak seperti acara ziarah biasa. Namun bagi jutaan jamaah yang hadir setiap tahun, haul adalah momen spiritual yang sangat berarti.

Tak hanya mengenang wafatnya seorang tokoh agama, haul menjadi momentum silaturahmi, penguatan iman, serta ajang menimba ilmu.

Tradisi haul sudah mengakar kuat dalam budaya pesantren dan masyarakat santri.

Banyak di antara ulama yang wafat tetap dipandang sebagai sosok yang membawa keberkahan, sehingga mendoakan mereka menjadi bagian dari bentuk kecintaan.

Seperti dalam haul KH Abdul Hamid Pasuruan atau haul Mbah Priok di Jakarta Utara hingga Haul Habib Abu Bakar Gresik dan Haul Habib Sholeh.

Ribuan orang bahkan rela datang dari luar daerah dengan biaya sendiri hanya untuk ikut mendoakan.

Menurut Prof. Azyumardi Azra (alm), haul dalam konteks budaya pesantren tak bisa dilepaskan dari tradisi ta’dzim (penghormatan) kepada guru dan kiai.
“Dalam haul, ada penguatan sanad keilmuan dan spiritual. Itu bukan sekadar ziarah,” ungkapnya.

Haul juga menjadi pengingat kematian, mendorong umat untuk introspeksi diri, dan memperbanyak amal baik.

Acara ini biasanya diisi dengan tahlil, maulid, ceramah agama, hingga pembagian sedekah makanan kepada warga sekitar.

Jamaah haul pun tak hanya datang karena kewajiban, tapi karena cinta.

Baca Juga: Wisata Religi atau Komersialisasi? Melihat Makam Sunan Giri Gresik Lebih Dekat
Bagi mereka, menghadiri haul seperti mendatangi rumah seorang guru yang telah berjasa membimbing hidup mereka, meski sang guru sudah tiada.

Karena itulah, haul berbeda dengan ziarah biasa.
Haul adalah peringatan yang hidup, kolektif, dan penuh makna.

Penulis: MG25 Ailatul Miza Zulfa

Editor : Dwi Siswanto
#santri #haul KH Abdul Hamid Pasuruan #Haul Habib Sholeh #ziarah #haul #Haul Habib Abu Bakar Gresik #mbah priok