
Rizma Endah Susanti pendiri Yayasan Gapai Rizky Mulia (Garizmu)
LANGKAH hidup Rizma Endah Susanti berubah sejak putranya, Rizky, didiagnosis autisme berat. Lelah, tekanan batin, hingga stigma sosial sempat datang silih berganti. Namun ia memilih bertahan dan belajar menerima.
Dari situlah, ia menemukan kekuatan bahwa setiap perjuangan bisa menjadi jalan untuk menumbuhkan harapan. Bukan hanya bagi dirinya, tetapi juga bagi orang lain.
Pengalaman itu kemudian ia ubah menjadi gerakan nyata melalui Yayasan Gapai Rizky Mulia (Garizmu). Bukan hanya sebagai tempat terapi bagi anak-anak berkebutuhan khusus, tetapi juga ruang bagi orang tua untuk saling menguatkan dan belajar bersama.
Melalui pelatihan dan workshop, orang tua dibekali edukasi yang tepat serta penguatan mental. Sebab mendampingi anak berkebutuhan khusus juga membutuhkan pemahaman.
“Banyak yang merasa sendirian, padahal sebenarnya tidak. Lewat yayasan ini kami ingin saling berbagi dan mengatakan bahwa kita tidak sendiri. Ini juga jadi tempat orang tua saling menguatkan, karena yang berjuang bukan hanya anaknya, tapi orang tuanya juga,” katanya. (ika/kin)
Editor : Viona Rj