Halo Jember – Jemaah haji Indonesia yang mulai memadati Tanah Suci diminta meningkatkan kewaspadaan terhadap cuaca panas ekstrem.
Berdasarkan data real-time, suhu udara di Arab Saudi, khususnya di Makkah dan Madinah, telah menembus angka 40 hingga 45 derajat Celsius pada siang hari menjelang puncak haji tahun ini.
Kondisi ini diprediksi akan terus meningkat, mengingat musim haji 1447 H/2026 M bertepatan dengan puncak musim panas.
Baca Juga: Simak dan Catat, Begini Urutan Rukun Haji Sesuai Syariat yang Tidak Boleh Ditinggalkan
Panas Kering dan Risiko Kesehatan
Berbeda dengan cuaca panas di Indonesia, panas di Arab Saudi disertai kelembaban udara yang sangat rendah (di bawah 30%), menyebabkan udara terasa kering dan memicu risiko dehidrasi tinggi serta heatstroke (sengatan panas).
PPIH (Panitia Penyelenggara Ibadah Haji) melaporkan bahwa sejumlah jemaah lansia mulai dilaporkan tumbang akibat kelelahan dan paparan panas ekstrem.
Baca Juga: Begini Penjelasan 5 Urutan Wajib Haji yang Harus Diketahui oleh Calon Jamaah
Imbauan Khusus Jemaah Asal Jember & Indonesia
Menyikapi kondisi tersebut, petugas kesehatan haji meminta jemaah, khususnya dari Jember yang baru tiba dan masih dalam tahap adaptasi, untuk mematuhi aturan berikut:
1. Jangan Tunggu Haus untuk Minum: Minum air secara berkala (minimal 4 teguk setiap 10 menit) untuk mencegah dehidrasi.
2. Gunakan APD Lengkap: Wajib menggunakan semprotan air, payung, kacamata hitam, dan masker untuk menjaga kelembapan napas saat beraktivitas di luar ruangan.
3. Batasi Aktivitas di Luar Ruangan: Hindari keluar hotel pada pukul 10.00 hingga 16.00 waktu setempat jika tidak ada keperluan ibadah mendesak.
4. Istirahat Cukup: Jangan memaksakan diri melakukan umrah sunnah berulang kali. Simpan energi untuk puncak haji.
5. Kenali Gejala Heatstroke: Segera cari pertolongan medis jika pusing, sakit kepala, kulit kering, atau melantur.
Baca Juga: Begini Penjelasan 5 Urutan Wajib Haji yang Harus Diketahui oleh Calon Jamaah
Pesan untuk Jemaah Haji Jember
Bagi jemaah asal Jember, disarankan untuk memperbanyak ibadah di dalam hotel jika cuaca di luar terlalu terik.
Petugas kesehatan di sektor masing-masing siap membantu jika jemaah merasa kurang sehat.
Editor : Hariri HJ