Edufun Fact Ekonomi dan Bisnis Fashion Halotech Health Hukum dan Kriminal Info Loker Infotainment Jtizen Lifestyle Movie Musik News Opini Otomotif Pemerintahan Plesir & Kuliner Politik Puisi Seni & Budaya Sport Suwar Suwir

Jemaah Haji Tertinggal Pesawat karena Tidur di Asrama Haji, Jangan Panik Ini Simulasi yang Perlu Anda Ketahui

Hariri HJ • Kamis, 7 Mei 2026 | 16:29 WIB
Gambar ilustrasi jemaah haji tidur di asrama haji, sehingga tertinggal pesawat. (nurhariri/ai/halojember)
Gambar ilustrasi jemaah haji tidur di asrama haji, sehingga tertinggal pesawat. (nurhariri/ai/halojember)

HALOJEMBER – Suasana haru dan kepanikan sempat mewarnai keberangkatan salah satu kelompok terbang (kloter) di Asrama Haji hari ini.

Dilaporkan seorang jemaah calon haji gagal berangkat bersama rombongan asalnya karena tertinggal saat proses mobilisasi dari asrama menuju bandara.

Dalam simulasi, kejadian ini biasanya dipicu oleh beberapa faktor, mulai dari kondisi kesehatan jemaah yang tiba-tiba menurun sehingga memerlukan observasi medis tambahan di poliklinik asrama, tertidur pulas yang mungkin terjadi dan terlewat, hingga kendala teknis dalam sinkronisasi data manifest di menit-menit terakhir.

Baca Juga: Kisah Nyata, Bakti Anak Miskin Yaman: Latih Fisik Gendong Kambing, hingga Gendong Ibu Haji ke Makkah

Petugas Penyelenggara Ibadah Haji (PPIH) segera melakukan langkah mitigasi untuk memastikan hak ibadah jemaah tersebut tetap terpenuhi.

Solusi bagi Jemaah yang Tertinggal

Bagi jemaah haji yang tertinggal di asrama haji, pemerintah melalui Kementerian Haji dan Umrah telah menyiapkan prosedur tetap (Protap) sebagai berikut:

·         Penggabungan ke Kloter Berikutnya (Mutasi Kloter): Ini adalah solusi utama. Jemaah yang tertinggal akan dimasukkan ke dalam daftar "seat kosong" pada kloter selanjutnya dari embarkasi yang sama, selama slot tersedia.

·         Pendampingan Medis dan Psikologis: Jika penyebab tertinggal adalah faktor kesehatan, jemaah akan dirawat di poliklinik asrama haji atau dirujuk ke rumah sakit setempat hingga dinyatakan layak terbang (fit to fly) oleh tim medis.

Baca Juga: Daftar Harga Air Zamzam di Arab Saudi dan Ada yang Gratis, Jemaah Haji Perlu Tau Agar Tak Kehausan dan Dehidrasi Akut

·         Koordinasi Administrasi: PPIH akan mengurus perubahan manifest penerbangan dan memastikan dokumen imigrasi serta visa tetap valid untuk keberangkatan susulan. Layanan fast track yang kini mencakup lebih banyak jemaah akan membantu mempercepat proses ini setibanya di Arab Saudi.

·         Fasilitas Selama Menunggu: Selama menunggu jadwal keberangkatan baru, jemaah tetap mendapatkan hak akomodasi dan konsumsi penuh di asrama haji tanpa dikenakan biaya tambahan.

·         Penjemputan di Tanah Suci: Setibanya di bandara tujuan (Jeddah atau Madinah), petugas Linjam (Perlindungan Jemaah) akan menjemput jemaah tersebut untuk diantarkan bergabung kembali dengan rombongan kloter asalnya yang sudah lebih dulu tiba.

Pihak otoritas mengimbau agar jemaah selalu memperhatikan instruksi ketua regu dan memastikan kondisi fisik tetap prima selama di asrama untuk menghindari risiko tertinggal jadwal penerbangan.

Editor : Hariri HJ
#Jemaah Haji Tertinggal Pesawat #Tidur di Asrama Haji #Jangan Panik #Simulasi #kloter