Edufun Fact Ekonomi dan Bisnis Fashion Halotech Health Hukum dan Kriminal Info Loker Infotainment Jtizen Lifestyle Movie Musik News Opini Otomotif Pemerintahan Plesir & Kuliner Politik Puisi Seni & Budaya Sport Suwar Suwir

10 Persiapan Mengikuti Event Running agar Lari Lebih Maksimal

Viona Rj • Senin, 13 Juli 2026 | 08:33 WIB
Ilustrasi lari. Berikut ini daftar lari di Jakarta yang bisa diikuti oleh runner Jakarta dan sekitarnya. Ada lari race hingga run charity untuk teman tuli.
Ilustrasi lari.

 

HALOJEMBER - Mengikuti event running merupakan pengalaman yang menyenangkan sekaligus menantang. Baik untuk kategori 5K, 10K, half marathon, maupun marathon, persiapan yang matang sangat penting agar tubuh siap menghadapi tantangan di hari perlombaan. Dengan persiapan yang tepat, runner tidak hanya dapat mencapai target yang diinginkan, tetapi juga menikmati setiap kilometer yang ditempuh.

1. Tentukan Target yang Realistis

Sebelum mengikuti event, tentukan terlebih dahulu tujuan yang ingin dicapai. Apakah ingin menyelesaikan lomba dengan nyaman, memecahkan personal best (PB), atau sekadar menikmati suasana race?

Menetapkan target yang realistis akan membantu dalam menyusun program latihan yang sesuai dan menghindari tekanan berlebihan saat perlombaan.

2. Lakukan Latihan Secara Konsisten

Persiapan terbaik untuk event lari adalah latihan yang rutin dan terencana. Sesuaikan program latihan dengan jarak yang akan diikuti.

Beberapa jenis latihan yang bisa dilakukan:

· Easy run untuk membangun kebiasaan berlari.

· Long run untuk meningkatkan daya tahan tubuh.

· Interval training untuk melatih kecepatan.

· Tempo run untuk meningkatkan kemampuan mempertahankan pace.

Konsistensi latihan jauh lebih penting daripada berlatih terlalu keras dalam waktu singkat.

3. Jaga Pola Makan dan Asupan Nutrisi

Nutrisi berperan penting dalam mendukung performa lari. Pastikan tubuh mendapatkan asupan karbohidrat, protein, lemak sehat, vitamin, dan mineral yang cukup selama masa persiapan.

Beberapa hari sebelum perlombaan, perbanyak konsumsi makanan yang mudah dicerna dan hindari mencoba menu baru yang belum pernah dikonsumsi sebelumnya.

4. Istirahat yang Cukup

Latihan yang baik harus diimbangi dengan waktu istirahat yang cukup. Saat beristirahat, tubuh melakukan proses pemulihan dan memperkuat otot yang telah bekerja selama latihan.

Menjelang hari perlombaan, usahakan tidur 7–9 jam setiap malam agar tubuh dalam kondisi prima.

5. Persiapkan Perlengkapan Sejak Awal

Jangan menunggu hingga hari perlombaan untuk menyiapkan perlengkapan lari. Pastikan semua kebutuhan sudah siap beberapa hari sebelumnya.

Perlengkapan yang perlu disiapkan antara lain:

· Sepatu lari yang nyaman dan sudah pernah digunakan saat latihan.

· Kaos dan celana lari yang sesuai.

· Nomor peserta (bib number).

· Jam olahraga atau smartwatch jika diperlukan.

· Topi, visor, atau kacamata jika race berlangsung pagi hari.

Hindari menggunakan sepatu atau pakaian baru saat race karena berisiko menyebabkan lecet dan rasa tidak nyaman.

6. Lakukan Tapering

Tapering adalah mengurangi volume latihan beberapa hari sebelum perlombaan. Tujuannya agar tubuh memiliki waktu untuk pulih dan menyimpan energi.

Banyak runner pemula merasa perlu berlatih lebih keras menjelang race, padahal tubuh justru membutuhkan waktu untuk beristirahat agar performa optimal saat hari H.

7. Perhatikan Hidrasi Tubuh

Pastikan kebutuhan cairan tubuh terpenuhi sebelum, selama, dan setelah perlombaan. Dehidrasi dapat menurunkan performa dan membuat tubuh cepat lelah.

Minumlah air secukupnya dan kenali kebutuhan tubuh masing-masing selama berlari.

8. Datang Lebih Awal ke Lokasi Event

Datang lebih awal membantu mengurangi rasa terburu-buru dan memberi waktu untuk:

· Registrasi ulang jika diperlukan.

· Menitipkan barang.

· Pemanasan.

· Mengenali area start dan finish.

Dengan datang lebih awal, kondisi mental juga akan lebih tenang.

9. Lakukan Pemanasan Sebelum Start

Pemanasan membantu meningkatkan aliran darah ke otot dan mengurangi risiko cedera.

Lakukan:

· Jalan cepat.

· Jogging ringan.

· Dynamic stretching.

· Gerakan aktivasi otot kaki.

Pemanasan selama 10–15 menit biasanya sudah cukup untuk mempersiapkan tubuh.

10. Nikmati Proses dan Suasana Race

Banyak runner terlalu fokus pada waktu tempuh hingga lupa menikmati pengalaman berlari. Padahal, event running bukan hanya soal kecepatan, tetapi juga tentang semangat, kebersamaan, dan pencapaian pribadi.

Nikmati suasana sepanjang rute, dukungan para penonton, serta momen saat melewati garis finis. Setiap langkah yang ditempuh merupakan hasil dari latihan dan usaha yang telah dilakukan sebelumnya.

Mengikuti event running membutuhkan persiapan fisik dan mental yang baik. Dengan latihan yang konsisten, pola hidup sehat, perlengkapan yang tepat, serta strategi yang matang, pengalaman race akan terasa lebih nyaman dan menyenangkan. Ingatlah bahwa keberhasilan bukan hanya tentang mencatat waktu terbaik, tetapi juga tentang mampu menyelesaikan perlombaan dengan sehat, aman, dan penuh kebanggaan.

Selamat berlatih dan semoga sukses di event running berikutnya! 

 

Editor : Viona Rj
runner lari