Jangan Langsung Dibuang, Ampas Kopi Ternyata Punya Banyak Manfaat

Viona Rj • Dipublikasikan Jumat, 4 September 2026 | 16:35 WIB
Ilustrasi ampas kopi (AI/Halojember)
Ilustrasi ampas kopi (AI/Halojember)

 

HALOJEMBER - Bagi sebagian orang, ampas kopi sering kali dianggap sebagai limbah yang tidak lagi memiliki nilai guna. Setelah menyeduh secangkir kopi, ampas biasanya langsung dibuang ke tempat sampah. Padahal, sisa bubuk kopi bisa dimanfaatkan dalam kehidupan sehari-hari, mulai dari kebutuhan rumah tangga hingga perawatan tanaman.

Salah satu manfaat ampas kopi yang cukup dikenal adalah sebagai pupuk organik. Kandungan unsur hara seperti nitrogen, kalium, dan fosfor dalam jumlah tertentu dapat membantu menyuburkan tanah apabila digunakan dengan cara yang tepat. Ampas kopi juga dapat dicampurkan ke dalam media tanam atau kompos untuk meningkatkan kualitas tanah.

Selain itu, ampas kopi juga kerap dimanfaatkan sebagai penghilang bau tidak sedap. Teksturnya yang mampu menyerap aroma membuat ampas kopi dapat diletakkan di dalam kulkas, rak sepatu, atau sudut ruangan untuk membantu mengurangi bau yang mengganggu.

Dalam perawatan rumah, ampas kopi juga dapat digunakan sebagai bahan pembersih alami. Teksturnya yang sedikit kasar membantu mengangkat noda membandel pada peralatan dapur, seperti wajan atau panci.

Tidak sedikit pula yang memanfaatkan ampas kopi sebagai bahan lulur alami. Butiran halusnya dapat membantu mengangkat sel kulit mati saat dicampur dengan bahan lain seperti madu atau minyak zaitun. Namun, penggunaan pada kulit sebaiknya disesuaikan dengan kondisi masing-masing dan dihentikan apabila menimbulkan iritasi.

Bagi pecinta tanaman, ampas kopi juga dapat dimanfaatkan sebagai campuran kompos. Penggunaan dalam jumlah yang tidak berlebihan dapat membantu memperbaiki struktur tanah sehingga tanaman tumbuh lebih baik.

 

 

 

Editor : Viona Rj
ampas kopi limbaj rumah tangga manfaat kopi