LUMAJANG, Halojember.jawapos.com - Banjir lahar hujan dari Gunung Semeru kembali menggenangi permukiman warga di Dusun Sumberlangsep, Desa Jugosari, Kecamatan Candipuro, Kabupaten Lumajang.
Arus bercampur material vulkanik itu menerjang kawasan pemukiman dan membuat warga harus mengungsi ke tempat aman.
Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Lumajang mencatat ada 13 rumah yang ikut terendam.
Satu masjid dan satu warung warga juga ikut terdampak lumpur lahar.
“Data awal sebanyak 13 rumah, satu masjid, dan satu warung di Dusun Sumberlangsep, Desa Jugosari, Kecamatan Candipuro, yang terdampak lahar Semeru,” kata Kepala Pelaksana BPBD Lumajang Isnugroho.
Belasan rumah itu milik Karmani, Poniman, Arifin, Suhartono, Ajinal Yusuf, Gundut Sugito, Hidayat, KH Senamin, Budiana, Matsaleh, Dedi, Mayar, dan Jumali yang tinggal di RW 06 Sumberlangsep.
BPBD juga menemukan tiga motor warga yang turut tertimbun lumpur saat banjir menerjang wilayah tersebut.
“Selain rumah, ada tiga motor warga yang terpendam lumpur pascabanjir lahar hujan disertai material vulkanik Semeru,” ujarnya.
Petugas BPBD langsung menyalurkan bantuan darurat untuk memenuhi kebutuhan warga yang terdampak.
Bantuan pokok seperti makanan dan kebutuhan harian mulai didistribusikan sejak Sabtu sore.
“Hari ini kami juga mengirimkan bantuan untuk warga di Dusun Sumberlangsep yang terisolasi agar kebutuhan makanan dan lainnya terpenuhi,” kata Isnugroho.
Editor : Sidkin